Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com
Blue Grey Red
Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com
Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com

SCG Umumkan Hasil Operasional Q1/2019, Membangun Pertumbuhan Lebih Kuat, Berfokus pada Bisnis Kemasan dan Ritel Semen-Bahan Bangunan

BANGKOK. Harianasional.com-SCG mengumumkan hasil operasional kuartal pertama tahun 2019 (Q1/2019) dan siap mempercepat strategi pertumbuhan secara eksponensial, terutama dalam bisnis kemasan dan cabang ritel dari bisnis semen-bahan bangunan, yang memperlihatkan pertumbuhan secara konsisten. Hasil operasi keseluruhan menunjukkan peningkatan keuntungan 11% dibandingkan dengan quartal yang sama pada tahun lalu (q-o-q), tetapi turun 6% jika dibandingkan dengan tahun lalu (y-o-y), terutama karena fluktuasi harga minyak dan perlambatan ekonomi global.

Presiden dan CEO SCG, Roongrote Rangsiyopash mengungkapkan bahwa hasil operasional yang tidak diaudit untuk Q1/2019, mencatatkan pendapatan dari sektor penjualan sebesar Rp 49.928 Miliar (US $ 3.554 Juta), penurunan sebesar 4% q-o-q dan 5% y-o-y, terutama dari harga produk bahan kimia yang lebih rendah karena permintaan global yang lemah. Sementara itu, laba untuk Periode ini mencapai Rp 5.181 Miliar (US $ 369 Juta), meningkat 11% q-o-q terutama berkat semua bisnis yang berkinerja lebih baik dari kuartal sebelumnya tetapi menurun 6% y-o-y terutama karena penurunan kinerja Bisnis Kimia mengingat penurunan margin produk.

Pendapatan SCG untuk produk dan layanan yang memiliki High Value-Added (HVA) mencatatkan penjualan untuk Q1/2019 mencapai Rp 20.199 Miliar (US $ 1.438 Juta), beda tipis dengan tahun sebelumnya, dan menyumbang 40% dari total pendapatan dari penjualan. Pengeluaran perusahaan untuk riset & pengembangan inovasi berjumlah Rp 639 Miliar (US $ 46 Juta) atau 1,3% dari total pendapatan dari penjualan.

SCG di ASEAN (kecuali Thailand)

Untuk operasi SCG di ASEAN (kecuali Thailand), pendapatan dari penjualan pada Q1/2019 mencatat penurunan 1% y-o-y, sebesar Rp 11.900 Miliar (US $ 847 Juta), yang merupakan 24% dari total pendapatan SCG dari penjualan. Nilai ini termasuk penjualan dari operasi lokal di setiap pasar ASEAN dan impor dari operasi Thailand.

Per 31 Maret 2019, total aset SCG mencapai Rp 266.755 Miliar (US $ 18.814 Juta), sedangkan total aset SCG di ASEAN (kecuali Thailand) berjumlah Rp 72.580 Miliar (US $ 5.119 Juta), yaitu 27 % dari total aset konsolidasi SCG.

SCG di Indonesia

Terkait dengan perkembangan terbaru di Indonesia, SCG meluncurkan produk sanitasi modern berkualitas premium dengan merek 'COTTO' untuk pertama kalinya di pasar Indonesia. Produk yang diluncurkan merupakan dua seri produk sanitasi COTTO terbaru, yakni seri Convenience dan seri Sensation. COTTO menjadi perwujudan dari komitmen SCG untuk melayani kebutuhan produk rumah tangga gaya modern di Indonesia. COTTO dikirim ke pasar Indonesia dan dipasarkan melalui gerai Mitra10, pengecer produk rumah yang dimiliki oleh PT Catur Sentosa Adiprana, Tbk., sebagai mitra strategis SCG. Anusorn Potchanabanpot, Country Director SCG di Indonesia mengatakan, “Hal ini mencerminkan komitmen SCG untuk berkontribusi bagi pembangunan berkelanjutan di Indonesia serta memberikan sarana kehidupan yang lebih baik bagi masyarakat Indonesia.”

Roongrote mengatakan, “Semua unit bisnis SCG secara kontinu menerapkan strategi inti untuk membangun pertumbuhan yang sehat dan siap menghadapi segala tantangan. Unit Bisnis Kemasan diharapkan dapat menjadi penyedia solusi pengemasan total, dengan membangun lebih banyak basis produksi kemasan di ASEAN, khususnya di pasar dengan peluang pertumbuhan yang konstan, dan mengembangkan inovasi dan teknologi untuk menambah nilai pada produk, layanan, dan proses produksi untuk memenuhi kebutuhan perusahaan dan konsumen. SCG juga mendorong ekonomi sirkular sejalan dengan praktik “SCG Circular way” yang bertujuan untuk memaksimalkan pemanfaatan sumber daya yang efisien, daur ulang bahan limbah, dan pengurangan bahan yang digunakan dalam proses produksi namun tetap mempertahankan sifat produk yang unggul. Contohnya sedotan kertas yang bisa bertahan hingga 4 jam dan aman untuk semua orang, kantong kertas berlapis fibro zeal, dan proses pembuatan kemasan plastik mono-material.”

Selain itu, SCG telah mengambil langkah untuk meningkatkan daya saing dan bergabung dengan mitra internasional untuk memperluas portofolio produk, layanan, dan solusi terintegrasi ke Pasar ASEAN, Cina dan India. Transformasi ini telah menyebabkan perubahan dari SCG Trading ke SCG International dan mendorong perdagangan internasional dengan teknologi modern untuk menciptakan solusi total dan meningkatkan bisnis logistik yang memenuhi kebutuhan pasar.

Selanjutnya, proyek Kompleks Petrokimia LSP di Vietnam yang bergerak maju sesuai rencana, lini bisnis Bahan Kimia telah mempercepat pengembangan inovatif pada produk dan layanan bernilai tambah tinggi (HVA), untuk memenuhi kebutuhan pelanggan dan industri. Contoh jelasnya adalah upaya kolaborasi dengan otoritas Dinas Pengairan Provinsi untuk mengembangkan pipa air bawah laut ke Koh Samui, pertama kalinya di Thailand. Proyek ini membantu mengatasi persoalan pasokan air dan meningkatkan kualitas hidup penduduk setempat. Pipa yang digunakan dalam proyek ini, terbuat dari senyawa inovatif PE112 kelas dunia yang dikembangkan oleh SCG. Pipa ini menggunakan resistensi tekanan yang lebih besar.

Lebih jauh lagi, SCG berfokus menjalin lebih banyak kemitraan bisnis untuk mempromosikan ekonomi sirkular. SCG telah bekerja sama dengan CP All dan Dow Thailand Group untuk mengubah limbah plastik yang dikumpulkan dari kantor, pusat distribusi, dan gerai 7-eleven, menjadi campuran aspal untuk meningkatkan efisiensi jalan di area pusat-pusat perbelanjaan.

“Selain itu, SCG memajukan adopsi teknologi digital untuk meningkatkan efisiensi bisnis. Untuk pertama kalinya di dunia, SCG mengadopsi platform digital Blockchain Corda R3 untuk merampingkan sistem Procure-to-Pay dengan pemasok. Langkah tersebut merupakan lompatan besar ke depan, terutama dalam bisnis bahan kimia dan bisnis kemasan, dengan pengurangan biaya hingga 70% dalam proses pengadaan dan pembayaran. Hasilnya, SCG memenangkan beberapa penghargaan untuk adopsi mulai dari Asset Triple A Treasury, Trade, Supply Chain, dan Risk Management Awards 2019 untuk Best Supply Chain Solution, versi The Asset, majalah keuangan terkemuka di Asia, dan Gold Awards Excellence in Automation from 21st Asian Shared Services & Outsourcing yang diselenggarakan oleh Shared Services & Outsourcing Network (SSON), komunitas global terbesar untuk layanan bersama (shared services) dan alih daya (outsourcing) profesional. SCG juga memiliki rencana untuk memasukkan blockchain ke dalam area lain yang bertujuan memberikan kenyamanan yang lebih besar bagi vendor untuk membeli produk dari SCG,” ungkap Roongrote.

 

Donasi untuk PALESTINA

 

 

Kesehatan

3 Steps to Reach Your Body

3 Steps to Reach Your Body

Jakarta.Harianasional.com-WRP dan Shopee Indonesia hari ini membuka rahasia mudahnya wanita Indonesia...

Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com

Tekno

Acronis True Image 2020, Backup Data dalam Sekejap Mata

Singapura. Harianasional.com-Acronis True Image 2020 resmi dirilis hari ini. Sebagai software cyber protection...

Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com

Pendidikan

Santunan Anak yatim dan Dhuafa dari 17 Desa/Kelurahan Lingkar Kampus dan Putra-Putri Pegawai IPB 1440 H

Santunan Anak yatim dan Dhuafa dari 17 Desa/Kelurahan Lingkar Kampus dan Putra-Putri Pegawai IPB 1440 H

Bogor.Harianasional.com-Institut Pertanian Bogor (IPB) pada Ramadhan tahun ini kembali menggelar Santunan...

Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com

Otomotif

Kontrol Technology, Filosofi Hankook dalam Menghadirkan Ban Berkualitas

Jakarta.Harianasional.com-Ban adalah komponen penting dalam kendaraan yang berfungsi sebagai satu-satunya...

Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com