Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com
Blue Grey Red
Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com
Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com

Learn English Easy?

Babylon Pro 8 - a software translation and dictionary related to easily support 75 different languages around the world. With Babylon

 

 

headline

Padi "SIDENUK" Akan Dikembangkan Oleh Pushidrosal Bekerjasama Dengan Batan

Jakarta.Harianasional.com-Pusat Hidrografi dan Oseanografi TNI Angkatan Laut (Pushidrosal) mengadakan uji coba mengembangkan penanaman padi bibit unggul hasil rekayasa genetika. Uji coba ini kerjasama Pushidrosal dengan Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN) di Desa Lemahbang Kulon Kecamatan Singojuruh Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur yang diberi nama padi “ SIDENUK” (Hasil Dedikasi Nuklir).

Hal ini, disampaikan Kapushidrosal Laksda TNI Dr. Ir. Harjo Susmoro, S.Sos., S.H., M.H. diwakili Direktur Potensi Maritim Pusat Hidrografi dan Oseanografi TNI Angkatan Laut (Dirpotmar Pushidrosal) Kolonel Laut (P) Suhendro, S.Ap., M.Si. (Han) saat mengikuti panen raya. Dalam rangka Ketahanan Pangan Tahun 2020 bersama Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Yudo Margono, S.E., M.M. melalui Video Conference (Vicon), di Mako Pushidrosal, Jalan Pantai Kuta V/I, Ancol Timur, Jakarta,Rabu (5/8/2020).

Dijelaskannya, bahwa uji coba penanaman padi Sidenuk penanamannya pada tanggal 01 Maret 2020 dan pada tanggal tanggal 3 Juni 2020. Padi dapat dipanen dengan masa tanam 100 hari serta dapat menghasilkan 6 sampai 7 Ton per hektar.

Menurut Kolonel Laut (P) Suhendro, S.Ap., M.Si, selain penanaman padi jenis Sidenuk, Pushidrosal juga melaksanakan penamaman padi Jenis “IR Gebray” yang merupakan padi lokal bekerjasama dengan masyarakat binaan Pushidrosal di Desa Sukajaya, Kecamatan Jonggol, Kabupaten Bogor, Jawa Barat sebagai pembanding.

“Uji coba penanaman dimulai tanggal 08 April 2020, dan dipanen pada tanggal 28 Juli 2020 dengan lama masa tanam 110 hari yang dapat menghasilkan sekitar 2,5 ton/8.000 M2,”katanya.

Selain di Banyuwangi dan Jonggol,lanjutnya Pushidrosal juga melakukan uji coba penanaman “Padi Laut” dengan media tanam berpasir di Pulau Untung Jawa Kepulauan Seribu – Jakarta Utara, sampai saat ini masih melalui tahap penelitian.

Kolonel Laut (P) Suhendro menjelaskan Program Ketahanan Pangan Pushidrosal, selain ujicoba pengembangan padi bibit unggul. Pushidrosal  juga sosialisasi dan mengedukasi budi daya Lele dan Aquaponic kepada anggota Pushidrosal agar dapat dikembangkan di rumah masing-masing.

Sebagai aplikasi budidaya tersebut, dengan melaksanakan penebaran bibit Lele sebanyak 3.000 ekor yang dilaksanakan dengan sistem Bioflok dan Aquaponic pada tanggal 9 April 2020. Dalam jangka waktu 3 bulan dapat menghasilkan 250 kg Lele yang dipanen pada tanggal 10 Juli 2020 dengan tingkat keberhasilan 80%.

“Bulan Oktober 2020 mendatang, Pushidrosal akan  melakukan ujicoba kembali padi bibit unggul baik jenis “Sidenuk” maupun jenis baru yang sesuai dengan kondisi alam dan iklim di Indonesia. Bibit unggul tersebut lebih tahan terhadap serangan hama, dengan harapan hasilnya dapat didistribusikan ke seluruh wilayah melalui Lantamal dan Lanal di seluruh Indonesia sebagai bibit unggul,”terangnya.

Ditambahkannya, penanaman padi unggul tersebut dilaksanakan dalam rangka mendukung program Ketahanan Pangan Nasional terutama saat menghadapi pandemi Covid-19 saat ini.

Kegiatan Vicon yang dilaksanakan bersama Kasal tersebut. Diikuti serentak oleh seluruh Kotama, Lantamal dan jajaran Lanal dari Sabang sampai Merauke. Sedangkan kegiatan Vicon Pushidrosal, pelaksanaannya bertempat di area Ketahanan Pangan di lapangan Apel Mako Pushidrosal.(Humas/Irv).

 

Pushidrosal Sosialisasi Traffic Separation Scheme (TSS) di Perairan ALKI II Selat Lombok

Jakarta.Harianasional.com-Pusat Hidrografi dan Oseanografi TNI AL (Pushidrosal) menggelar sosialisasi Bagan Pemisahan Alur atau Traffic Separation Scheme (TSS) di atas KRI Diponegoro-365 dari Koarmada II dan melakukan peninjauan langsung pelaksanaan TSS di Selat Lombok, Selasa (4/8/2020).

Kepala Pusat Hidrografi dan Oseanografi TNI AL, Laksamana Muda TNI Dr. Ir. Harjo Susmoro, S.Sos, S.H., M.H. didampingi Panglima Koarmada II, Laksamana Muda TNI Heru Kusmanto, S,E, M.M dihadapan para pejabat terkait, di antaranya Hubla Prov. Bali, Dinas Kelautan dan Perikanan Prov. Bali, Bea Cukai Bali, Dirpolairud Polda Bali, Dirpolairud Polda Bali, KSOP Bali, Bakamla Bali, CEO Pelindo III, GM Pelindo III, Badan SAR Denpasar serta HNSI Bali menyosialisasikan tentang pemberlakuan TSS Selat Lombok sejak 1 Juli 2020 kepada para undangan dan pejabat yang hadir.

Pada saat itu dilaksanakan uji coba manuvra di sepanjang TSS Selat Lombok menggunakan Peta ENC buatan Pushidrosal nomor cell ID300291 edisi terbaru Week 28 Juli 2020, dimana sudah tergambar simbol TSS Selat Lombok. Ujicoba dan sosialisasi disaksikan langsung oleh pejabat yang onboard di KRI Diponegoro-365. Dari data Pushidrosal, sampai menjelang diberlakukannya TSS 1 Juli 2020, Cell ENC Selat Lombok telah terjual lebih dari 3000 cell.

Dalam sosialisasi tersebut, Laksamana Muda TNI Dr. Ir. Harjo Susmoro, S.Sos, S.H., M.H menyampaikan bahwa, penetapan TSS di perairan Selat Sunda dan Selat Lombok akan meningkatkan jaminan keamanan dan keselamatan navigasi pelayaran serta perlindungan lingkungan laut disekitarnya.

“Selat Lombok adalah bagian dari empat choke-point yang terletak di Indonesia selain Selat Sunda, Selat Malaka dan Selat Makassar sebagai jalur pelayaran internasional dari sembilan choke-point yang ada dunia. Selain itu, keberadaan TSS akan mempermudah pemantauan lalu lintas pelayaran yang melewati dua dari sembilan choke-point dunia tersebut,” kata Kapushidrosal.

Kapushidrosal menjelaskan bahwa, sebelum diadopsinya TSS oleh IMO pada Sidang sesi ke-101 Maritime Safety Committee pada tanggal 10 Juni 2019, Pushidrosal telah mempersiapkan rencana penetapan TSS tersebut dengan melaksanakan survei hidrografi pada tahun 2016 hingga 2017 di Selat Sunda dan Selat Lombok.

Dengan demikian, Indonesia menjadi negara kepulauan (archipelagic state) pertama di dunia yang memiliki bagan pemisahan alur laut atau Traffic Separation Scheme (TSS) di alur laut kepulauan Indonesia. Sebelumnya Indonesia bersama Malaysia dan Singapura telah memiliki TSS di Selat Malaka dan Selat Singapura.

Namun TSS di Selat Malaka dan Selat Singapura tersebut, berbeda pengaturannya karena dimiliki oleh tiga negara. Sementara untuk TSS di Selat Sunda dan Selat Lombok hanya Indonesia yang memiliki wewenang untuk pengaturannya.

Kapushidrosal menambahkan bahwa, cakupan 100% dari survei hidrografi dilakukan untuk memberikan kategori ketelitian tinggi yang dibutuhkan untuk navigasi yaitu Category Zone of Confidence (CATZOC) serta mendukung kebutuhan data guna proses pengkajian dan desain TSS. Salah satu kajian yang disiapkan sebagai pra-syarat proposal ke IMO dibuat dalam bentuk analisis risiko TSS menggunakan IWRAP (IALA Water Risk Assessment Program) yang dilaksanakan oleh tim teknis delegasi Indonesia yang terdiri dari K/L terkait khususnya Ditjen Perhubungan Laut dan telah disetujui oleh IMO dhi Sub-Committee Navigation, Communication, Search and Rescue pada bulan Januari 2019.

Dari Peninjauan langsung di lapangan tentang pemberlakuan TSS Selat Lombok tersebut, didapati bahwa TSS Selat Lombok yang telah diberlakukan sejak 1 Juli 2020 telah mendapatkan asistensi dan monitoring dari VTS Benoa, serta data ENC ID300291 memiliki akurasi yang tinggi dan telah digunakan oleh kapal-kapal yang melintas di perairan Selat Lombok.

Menurut Kapushidrosal, Kapal – kapal yang melewati TSS Selat Lombok sebagian besar telah mengikuti aturan berlayar yang telah ditetapkan.

Namun demikian, berdasarkan pemantauan dari VTS Benoa tanggal 3 Agustus 2020, terdapat MV Shofuku Maru yang melintas berlawanan arah Jalur TSS.

“Untuk itu perlu terus dilaksanakan sosialisasi kepada pengguna TSS Selat Lombok, terlebih kepada kalangan nelayan setempat terkait keselamatan dan keamanan bergiat di sekitar TSS Selat Lombok,” tegas Kapushidrosal.

Sementara itu menanggapi TSS Selat Lombok ini, Panglima Koarmada II, Laksamana Muda TNI Heru Kusmanto, S,E, M.M., mengatakan bahwa, Koarmada II akan mendukung dan membantu dengan menghadirkan KRI di sepanjang ALKI utamanya di kawasan TSS Selat Lombok. Koarmada II sepanjang tahun telah melaksanakan Operasi Penegakan kedaulatan dan penegakan hukum untuk memberikan rasa aman bagi pengguna laut.

Selat Lombok terletak di jalur lalu lintas kapal yang dikategorikan sebagai ALKI II, merupakan jalur lalu lintas internasional yang memiliki kepadatan tinggi karena keberadaan kawasan wisata di sekitarnya dengan jumlah rata-rata per tahunnya mencapai lebih dari 33.000 kapal yang melintas. Kapal-kapal dengan draft yang dalam dengan tujuan Australia mengambil jalur Selat Lombok sebagai rute berlayar.

Dengan kepadatan lalu lintas laut di area ini, pemberlakuan TSS Selat Lombok diharapkan dapat meningkatkan keamanan dan keselamatan bernavigasi bagi kapal-kapal yang berlayar di sepanjang alur.(Humas/Irv).

 
 

KPAI Adakan Rapat Koordinasi Nasional Bahas Masalah Pengawasan dan Pengaduan PPDB Tahun 2020

Jakarta.Harianasional.com-Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) menyelenggarakan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) secara daring membahas hasil pengawasan dan pengaduan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun 2020 yang diterima KPAI. Rakornas dihadiri oleh perwakilan Dinas -Dinas Pendidikan Provinsi dan kabupaten/kota serta beberpa Kepala Sekolah, terutama untuk yang daerah yang ada lapotan PPDB yang diterima KPAI.

Rakornas PPDB yang diselenggarakan KPAI bertujuan untuk menyampaikan hasil-hasil pengawasan dan pengaduan PPDB 2020 untuk kepentingan evaluasi pelaksanaan PPDB tahun yang akan datang serta KPAI akan menyampaikan sejumlah rekomendasi.

Adapun narasumber dalam Rakornas adalah Retno Listyarti (Komisioner KPAI) yang menyampaikan hasil pengawasan dan penanganan pengaduan PPDB yang diterima KPAI. Narasumber dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) adalah Chatarina Muliana Girsang (Itjen Kemdikbud) yang akan memaparkan tindaklanjut pengaduan masyarakat tentang PPDB tahun 2020 yang diterima Kemdikbud. Namun karena mendadak Ibu Chatarina di harus rapat dengan Mendikbud, maka paparan akan diwakili oleh Inspektur II dan tim PPDB Irjen.

Sedangkan narasumber ketiga adalah Nahdiana (Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta) yang memaparkan tentang implementasi PPDB DKI Jakarta dan Pemenuhan Hak Atas Pendidikan Anak Jakarta. KPAI dan Dinas Pendidikan sudah dua kali melakukan rapat koordinasi dan satu kali memberi keterangan di KPAI.

Pengaduan PPDB 2020 Yang Diterima KPAI

Pada PPDB tahun 2020, Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) menerima 224 pengaduan PPDB yang berasal dari provinsi DKI Jakarta sebanyak 200 kasus (89%,) dan 24 kasus (11%) berasal dari kabupaten Sidoarjo, Pasuruan dan kota Malang (Jawa Timur) masing-masing hanya 1 kasus; kota Tangerang (Banten) 3 kasus Bantul (D.I Jogjakarta) 1 kasus, kota Bekasi 5 kasus, kota Bogor 2 kasus , dan kota Bandung 1 kasus (Jawa Barat); kota Semarang (Jawa Tengah) sebanyak 2 kasus; Pekanbaru (Riau) sebanyak 2 kasus; Medan (Sumatera Utara) hanya 1 kasus; kota Padang (Sumatera Barat) 1 kasus; kabupaten Buleleng (Bali) 1 kasus ; dan kota Makassar (Sulawesi Selatan). Pengadu yang melakukan Konsultasi terkait permasalahan PPDB berasal dari berbagai daerah, diantaranya Lampung. Palangkaraya, kota Surabaya, kabupaten Bekasi dan kabupaten Bogor.

Pengaduan berasal dari seluruh jenjang pendidikan, mulai dari jenjang SD sampai SMA, yaitu SD sebanyak 4 kasus (1,8%), jenjang SMP sebanyak 72 kasus (32,2%), dan jenjang SMA sebanyak 148 kasus (66%). Pengaduan PPDB di dominasi masalah kebijakan yaitu sebanyak 209 kasus (95%) dan masalah teknis sebanyak 11 kasus (5%). Ada 3 pengaduan terkait kasus dugaan kecurangan dalam PPDB berupa pemalsuan dokumen domisili dan ada 1 kasus dugaan jual beli kursi di jenjang SMA.

Adapun masalah kebijakan diantaranya adalah: pengadu keberatan dengan ketentuan jalur prestasi yang dibuka setelah jalur zonasi dan afirmasi, ketentuan persentase jalur prestasi, ketentuan penggunaan kriteria usia, dan ketentuan domisili yang harus satu tahun sebelumnya berdomisili di daerah tersebut. Ada juga beberapa pengaduan dugaan kecurangan pemalsuan dokumen domisili yang berasal dari kota Semarang, kota Pekanbaru, dan kabupaten Buleleng.

Ada juga pengaduan masyarakat yang diterima oleh KPAD Tapanuli Utara terkait dugaan kecurangan PPDB di salah satu SMA. Karena tidak adanya juknis PPDB di kabupaten Tapanuli Utara kecuali diberikan petunjuk ketentuan PPDB dengan menggunakan parameter jarak, sistemnya juga manual, tidak online. Menurut pengadu, sejak awal pihak sekolah tidak memberitahu adanya parameter nilai dalam zonasi secara resmi. Ada dugaan, penggunaan parameter nilai secara terselubung adalah praktik jual beli kursi. Belakangan kasus ini diselesaikan secara musyawarah.

Adapun pengaduan terkait masalah teknis adalah sebagai berikut : kesulitan login dan calon peserta didik terlambat mendaftar PPDB; kekeliruan mengisi data pendaftar, seperti mengisi asal sekolah; kekeliruan mengisi jalur, yang seharusnya jalur regular menjadi jalur afirmasi; kekeliruan mengisi keterangan fisik, menjadi cacat fisik padahal kenyataannya tidak; kesulitan login yang mengakibatkan anak terlambat didaftarkan; ada orangtua tidak paham daftar PPDB secara online karena gaptek, server PPDB lemot; dan verifikasi lambat karena verifikator kesulitan membaca hasil scan data pendaftar yang dikirim ke server.

Pengaduan DKI Jakarta yang sebagian besar berkaitan dengan keberatan atas kriteria usia, banyak didominasi para orangtua yang berkeluh kesah pada bagian pengaduan KPAI dengan menceritakan kesedihannya karena anak-anaknya terpukul secara psikologis karena tidak diterima di semua sekolah negeri pada jalur zonasi karena usianya muda, padahal rumahnya sangat dekat dengan sekolah yang dituju.

Ada yang unik adalah kasus di Cipinang Muara, dimana anaknya tidak diterima di semua SMPN yang menjadi zonasinya, padahal tersedia 24 sekolah, karena factor usia. Anak pengadu berusia 12 tahun 5 bulan 5 hari saat mendaftar. Dari penjelasan Dinas Pendidikan DKI Jakarta yang diterima KPAI, bahwa anak yang diterima di zonasi SMP Cipinang Muara tertua 14 tahun 11 bulan, dan termuda 12 tahun 5 bulan 8 hari. Sementara usia normal masuk SMP sesuai dengan wajib belajar SMP adalah tahun 13 tahun jadi usia yang diterima masih dalam batas normal. Artinya, anak-anak yang diterima masih anak usia sekolah di bawah usia maksimal yang dipersyaratkan dalam peraturan pemerintah.

 
 

Pushidrosal Potong 32 Hewan Qurban, Dibagikan Kepada Masyarakat Sekitar dan Prajurit

Jakarta.Harianasional.com-Dalam rangka memperingati Hari Raya Idul Adha, Pusat Hidrografi dan Oseanografi TNI Angkatan Laut (Pushidrosal) melaksanakan kegiatan penyembelihan hewan qurban yang dilaksanakan di lapangan apel Mako Pushidrosal, Jl. Pantai Kuta V/1, Ancol Timur, Jakarta Utara. Senin (03/08).


Dengan tetap menerapkan protokol kesehatan guna mencegah tersebarnya penyebaran Covid-19, rangkaian pelaksanaan penyembelihan hewan qurban ini diawali dengan laporan kesiapan Panitia Kolonel Laut (P) Iswantono selaku Ketua Panitia kepada Kepala Pusat Hidrografi dan Oseanografi TNI Angkatan Laut (Kapushidrosal) Laksda TNI Dr. Ir. Harjo Susmoro S.Sos, S.H., M.H, dilanjutkan sambutan Kapushidrosal, serta penyerahan hewan qurban berupa 1 ekor sapi secara simbolis oleh Kapushidrosal kepada Ketua Panitia.


Dalam pelaksanaan kali ini, Pushidrosal melaksanakan penyembelihan hewan qurban sebanyak 32 ekor hewan qurban yang terdiri dari 10 ekor Sapi dan 22 ekor Kambing.


Kapushidrosal dalam sambutannya menyampaikan “Kita harus selalu bersyukur kepada Allah SWT karena di tengah wabah Pandemic Covid-19 ini, kita masih dapat melaksanakan kegiatan pemotongan hewan qurban dalam rangka memperingati Hari Raya Idul Adha 1441 H/2020 M. Tidak lupa dalam pelaksanaannya penyembelihan tetap memperhatikan protokol kesehatan.”


Sesuai dengan tema Idul Adha kali ini “Maknai Idhul Adha 1441H/2020M dengan meningkatkan semangat gotong royong dan rela berkorban di tengah pandemic Covid-19 menuju Normal Baru”, Semoga dengan berqurban kita dapat menambah iman dan islam kita serta selalu bersyukur kepada Allah SWT dan dijadikan hamba yang selalu bersabar. Tambahnya.


Selesai pemotongan, hewan qurban dibagi menjadi sebanyak 1300 paket yang langsung di distribusikan diantaranya kepada personel prajurit dan PNS Pushidrosal sebanyak 900 Paket, Masyarakat Pademangan dan sekitarnya 250 Paket, tenaga keamanan dan petugas kebersihan PT. Ancol sebanyak 100 paket.


Hadir pula dalam kegiatan tersebut Wakapushidrosal Laksmana Pertama TNI Dr. Ir. Trismadi, Komandan Satuan Survei Pushidrosal Kolonel Laut (P) Nunung Suhartono, serta para pejabat teras Mako Pushidrosal.(Humas/Irv).

 
 

Kapushidrosal Sarankan Pelabuhan Kabil Batam Dilakukan Survei dan Pemetaan Hidro-Oseanografi

Jakarta. Harianasional.com-Kepala Pusat Hidrografi dan Oseanografi TNI AL (Kapushidrosal) Laksda TNI Dr. Ir. Harjo Susmoro S.Sos, S.H., M.H. menyarankan Pelabuhan Kabil di Batam, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) untuk dilakukan survei dan pemetaan hidro-oseanografi, mengingat perubahannya yang sangat pesat.

Hal tersebut disampaikan Kapushidrosal dalam Rapat Koordinasi (Rakor) kementerian/Lembaga dan peninjauan lapangan di Provinsi Kepulauan Riau dibawah Pimpinan Deputi II Bidang SDM Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Kemenkomarves) Safri Burhanuddin, di BP Batam, Tanjung Bemban dan Pelabuhan Kabil, Selasa (28/07/2020).

Hadir dalam kegiatan tersebut di antaranya perwakilan dari Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Kementerian Perhubungan, Kementerian Kelautan dan Perikanan, Kementerian Energi dan sumber daya Mineral, Kementerian Pertahanan, Badan Keamanan Laut, Pemerintah Provinsi Kepri, serta Badan Pengusahaan Batam.

Menurut Kapushidrosal, dari hasil peninjauan lapangan, perairan Pelabuhan Kabil dilaksanakan survei terakhir oleh Pushidrosal pada tahun 2012 dan saat ini perubahannya sangat pesat, sehingga perlu dilaksanakan survei dan pemetaan hidro-oseanografi full coverage untuk update Peta Laut Indonesia (PLI) no. 49 dan publikasi nautika guna menjamin keselamatan pelayaran di perairan tersebut.

Dengan dilaksanakannya survei dan pemetaan oleh Pushidrosal, kawasan tersebut akan tergambar dalam PLI. Tanpa dukungan peta yang up date dan fasilitas labuh yang tidak tergambar dalam PLI, kawasan tersebut tidak mempunyai kekuatan hukum internasional.

Dalam pantauan Pushidrosal, banyak pelabuhan yang tidak berfungsi sebagaimana mestinya karena tidak tergambarkan dalam PLI, hal ini disebabkan dalam pembangunannya tidak melibatkan Pushidrosal sebagai Lembaga Hidrografi Nasional.

Di kawasan Batam, banyak terjadi perubahan garis pantai, kontur dan data batimetri sebagai akibat dari reklamasi dan pembangunan di wilayah pesisir.

Sebagai perairan yang strategis, perairan Batam dan Selat Singapura, data hidro-oseanografi harus selalu diperbarui melalui survei dan pemetaan yang dilakukan Pushidrosal, apalagi pada tahun 2022 Indonesia akan melaksanakan Audit Wajib anggota IMO atau Mandatory IMO Member States Audit Scheme (MIMSAS), sehingga kalau tidak update dapat dianggap sebagai dark area. Hal ini harus menjadi perhatian para pemangku kepentingan, stake holder sampai dengan operator.

Kapushidrosal mengingatkan bahwa “Hidrografi bukan hanya sekedar peta laut. Hidrografi adalah kunci gerbang perekonomian dan ujung tombak pertahanan laut suatu negara”

Pada Rakor tersebut, Kapushidrosal yang juga Chief Hydrographer Indonesia memaparkan tentang progress penataan jalur koridor kabel dan pipa bawah laut. Dalam paparannya, antara lain disampaikan bahwa Pushidrosal saat ini sedang melakukan penggambaran peta jalur kabel bawah laut nasional yang dimuat dalam peta laut NKRI dengan sekala 1 : 4.800.000 dan tim teknis sudah menyusun tabel koordinat waypoint jalur kabel bawah laut nasional hingga 217 jalur. Dalam hal ini Kapushidrosal selaku Ketua Pelaksana Timnas Penataan Alur Pipa dan Kabel bawah laut.

Pada kegiatan ini juga dilaksanakan peninjauan lapangan terhadap Beach Manhole (BMH) yang merupakan instalasi sarana penunjang jaringan kabel yang dipasang di bawah permukaan tanah yang berfungsi sebagai bak control yang berada di area pantai sebagai tempat pertemuan antara kabel laut dan kabel darat., Landing station, Landing Point kabel telekomunikasi, control appointment di Tanjung Bemban dan Pelabuhan Kabil.(Humas/Irv).

 
 

Page 1 of 237

 

 

 

 

 

Donasi untuk PALESTINA

 

 

Kesehatan

Pemeriksaan Kesehatan Mata Gratis di Eka Hospital Bekasi

Bekasi.Harianasional.com-Melakukan banyak aktivitas di rumah menjadi suatu kebiasaan baru yang wajar...

Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com

Tekno

vivo X50 dengan Extreme Night Vision Mendukung Eksplorasi Low Light Smartphone Photography

Jakarta. Harianasional.com-Diperkenalkan sebagai Professional Photography Flagship Smartphone, vivo X50...

Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com

Pendidikan

Hakuhodo Institute of Life and Living ASEAN Umumkan Hasil Riset Sei-Katsu-Sha

Hakuhodo Institute of Life and Living ASEAN Umumkan Hasil Riset Sei-Katsu-Sha

Jakarta. Harianasional.com-Hakuhodo Institute of Life and Living ASEAN (HILL ASEAN), institusi di bawah...

Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com

Otomotif

IIMS Motobike Show 2020: Pionir Kompetisi Motor Listrik & Tawarkan Berbagai Program Inovatif

IIMS Motobike Show 2020: Pionir Kompetisi Motor Listrik & Tawarkan Berbagai Program Inovatif

Jakarta. Harianasioanl.com-PT Dyandra Promosindo (Dyandra) akan kembali menyelenggarakan pameran otomotif...

Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com