Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com
  • HOT NEWS
Metro: Anies Akan Ajak dan Undang Pemenang Lomba Jakbee 2019 Untuk... - Sunday, 08 December 2019 09:27
Life and Style: Leuweung Geledegan Penginapan Baru Nuansa Hutan Belantara Yang Alami di... - Sunday, 08 December 2019 09:22
Metro: Anies Hadiri Puncak Acara Enterpreneur Jakbee Baznas DKI Jakarta - Saturday, 07 December 2019 10:16
Entertainment: Australia Connect Mempersembahkan “Dan Sultan – Live and in Concert” - Friday, 06 December 2019 09:14
nusantara: Masyarakat Balangan Kalsel Minta Hak Karet Dan Sawit Yang di... - Thursday, 05 December 2019 00:48
Entertainment: Film Darah Daging Yakin Capai 1 Juta Penonton - Thursday, 05 December 2019 00:33
Ekobis: Ayam Bakar Wholes, Dimsum dan Larva Choco Laris Manis di... - Sunday, 01 December 2019 14:23
Life and Style: Sepiring Padang Resto Padang Pertama Tawarkan Konsep Fast-Food - Saturday, 30 November 2019 10:10
Blue Grey Red
Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com
Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com

Learn English Easy?

Babylon Pro 8 - a software translation and dictionary related to easily support 75 different languages around the world. With Babylon

 

 

headline

Masyarakat Balangan Kalsel Minta Hak Karet Dan Sawit Yang di Kuasai Pihak Tambang Di Kembalikan

Balangan.Harianasional.com-Perwakilan petani Karet dan sawit rakyat desa Balangan Kabupaten Balangan , propinsi Kalimantan Selatan menyuarakan keluhan dan permasalahannya kepada KMMI.

Ketua Umum Ir Hj Chairum Rahmi akan mencari membantu dan mendorong masyarakat untuk mendapatkan keadilan serta hak-haknya.

"Kami akan mencari akan mencari solusi membantu dan mendorong masyarakat untuk mendapatkan Haknya juga keadilan," tuturnya

Pada saat pertemuan yang bertempat di sebuah hotel di bilangan jakarta selatan mereka mengadukan Kebun nya yg semenjak 3 tahun yang lalu telah berubah menjadi lahan konsesi tambang mineral batubara, walaupun petani kebun karet mengantongi sertifikat SHM dan perusahaan mempunyai  HGU .  Dari hasil diskusi saya memutuskan untuk turun ke lapangan.

"Kenyataan dilapangan menyedihkan, kebun rakyat yg luasannya kecil-kecil seperti yang saya liat beberapa sample  di lapangan ada yg 1,8 ha , 0,3 ha, 4,3 ha, dan 4 ha , sdh mulai ditebangi karet nya oleh perusahaan tambang yang beroperasi disana"Jelsnya

Bahkan  yang 4,3 ha dan 1,8 ha sudah menjadi tambang batu bara. Walaupun ada undang-undangnya apabila didalam tanah ada unsur tambang mineral yang  besar bisa dimanfaatkan melalui HGU, namun hak masyarakat yang telah ada  tidak boleh dikesampingkan, dan diganti rugi," tambahnya

Masyarakat bersedia pindah, namun selayaknya perusahan harus mengganti rugi kebun karet petani dan menghitung hasil tambang yang telah di keruk hasil buminya selama 3 tahun dilahan tersebut .

Sehingga masyarakat petani  bisa membeli kebun karet ditempat lain, pasalnya SHM milik petani yang di terbitkan oleh Badan Pertahanan Negara itu tahun 2008,  dan ironisnya PT Balangan Cool sebagai perusahan penambang beroprasional di tahun 2014. Petani sampai saat ini masih membayar PBB tiap tahun tapi hasilnya di nikmati pengusaha tambang .

Melihat fenomena kesewenang- wenangan Perusahan Tambang dan perampasan Hak Petani kami berharap Bpk Kapolri , Kementrian ESDM , BPN dan Kementrian Pertanian , dapat bertindak tegas untuk membela masyarakat kecil.

Dengan program agraria yang di cetus oleh Presiden kiranya dapat menjadikan hal tersebut sebagai bukti bahwa dengan sertifikat yang telah menjadi Hak masyrakat itu bisa  diambil oleh perusahaan tambang, sekali lagi kami meneruskan bahasa dari masyarakat balangan yg teraniaya “ Kemana lagi kami mencari keadilan “ kami  melaporkan perampasan hak kepada Kepolisian malah kami yang di tangkap.

Kami bertanya akan kah pak Presiden dapat melindungi kami?..besar harapan kami agar kami dapat hidup lebih damai dan menikmati jerih payah kami. Itu ungkapan dan curahan hati petani dan masyarakat  saat kami berbincang pada  peninjaun lapangan di balangan.

Harapan dari KMMI agar masalah ini dibicarakan bersama, dicari solusi terbaik, yang tentunya tidak merugikan rakyat disekitar lahan tambang , karena cukup lama dan  banyak masyarakat yang terdzolimi disini, dan KMMI juga berharap masalah ini segera selesai," tutupnya  (Agus/Irv).

 

Uni Eropa Dukung Pendidikan Tinggi Indonesia Melalui Program Erasmus Plus

Jakarta.Harianasional.com-Erasmus Plus, program yang didanai Uni Eropa, memberikan dukungan kepada institusi pendidikan tinggi di Indonesia melalui berbagai program pengembangan institusional dan kapasitas sumber daya manusia. Hari ini, Uni Eropa menyelenggarakan sesi sosialisasi tentang dimensi internasional dari program Erasmus Plus kepada 100 orang perwakilan universitas dari seluruh Indonesia. Sesi ini dibuka secara resmi oleh Bapak Margus Solnson, Kepala Seksi Politik, Pers dan Informasi Uni Eropa untuk Indonesia, dan dihadiri oleh Bapak Purwanto Subroto, Phd, Kepala Sub-Direktorat Kerjasama Perguruan Tinggi, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia.

“Kami senang dapat mengumumkan kesempatan mengajukan proposal dan peluang pendanaan melalui program unggulan Erasmus Plus. Program ini terbuka untuk  universitas-universitas di seluruh dunia, termasuk di Indonesia. Uni Eropa dan Pemerintah Indonesia memiliki visi yang sama untuk memajukan kualitas dan kapasitas pendidikan tinggi, dan kami berkomitmen untuk mendukung Indonesia dalam mencapai agenda tersebut,” jelas Bapak Vincent Piket, Duta Besar Uni Eropa untuk Indonesia.

Program Erasmus Plus menawarkan beragam instrumen untuk mendukung institusi pendidikan tinggi, seperti program Capacity Building in Higher Education (CBHE), Erasmus Mundus Joint Master Degree (EMJMD), Jean Monnet dan International Credit Mobility (ICM).

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia mengapresiasi dukungan Uni Eropa dalam membangun perguruan tinggi di Indonesia. Program Erasmus Plus sejalan dengan upaya Kementerian dalam memperkuat kemampuan perguruan tinggi Indonesia, khususnya melalui program, kegiatan dan pengalaman internasional.

Bapak Purwanto Subroto, PhD, mengatakan, “Kami berharap Erasmus Plus tidak hanya mendorong perguruan tinggi Indonesia untuk membangun pengalaman internasionalnya di luar negeri, tetapi juga dapat menyuguhkan pengalaman internasional di tanah air Indonesia. Kami telah menyaksikan suksesnya Program Erasmus Plus Summer dan Program Double Degree yang berjalan di sejumlah perguruan tinggi Indonesia. Lebih jauh, kami berharap dapat melihat kesempatan yang lebih luas bagi program-program mobilitas yang bersifat dua arah, resiprokal dan saling menguntungkan bagi kedua belah pihak.”

Program Erasmus saat ini mendanai 35 proyek CBHE yang melibatkan 54 perguruan tinggi/institusi pendidikan tinggi Indonesia terkait berbagai topik, termasuk; pengembangan kurikulum, peningkatan akses dan kualitas pendidikan bagi mahasiswa berkebutuhan khusus, modernisasi pendidikan tinggi, pengembangan kewirausahaan di perguruan tinggi, serta penyerapan tenaga kerja bagi lulusan perguruan tinggi di era industri 4.0. Sementara, program Jean Monnet saat ini mendanai program di tiga perguruan tinggi di Indonesia, yang berfokus pada studi/kajian Eropa.

Melalui program Erasmus International Credit Mobility, sebanyak 1.290 mahasiswa dan akademisi asal Indonesia telah berpartisipasi dalam program belajar dan mengajar jangka pendek di berbagai perguruan tinggi Eropa. Sebaliknya, sebanyak 766 mahasiswa dan akademisi Eropa telah memetik pengalaman di Indonesia. Sementara, melalui program Erasmus Mundus Joint Master's Degree, lebih dari 500 mahasiswa Indonesia telah berhasil meneruskan pendidikan S2 di Eropa.

Dukungan Uni Eropa tersebut sangat relevan untuk membantu Indonesia dalam mencapai target-target nasional, antara lain:

 

menyelaraskan pengembangan keterampilan di pendidikan tinggi dengan kebutuhan pasar tenaga kerja

menjadikan akses pendidikan tinggi terbuka lebar, lebih inklusif dan meningkatkan jangkauan sosialnya

mendorong kapasitas inovasi pendidikan tinggi, dan

meningkatkan efektivitas serta efisiensi pendidikan tinggi.

 
 

TNI AL dan Pemprov DKI Tandatangani PKS Pemanfaatan Tanah HPL di KRI Rigel-933

Jakarta. Harianasional.com-TNI Angkatan Laut dan Pemerintah Provinsi (Pemrov) DKI Jakarta menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) Pemanfaatan Tanah Hak Pengelolaan (HPL) Pemda DKI Jakarta, Rabu (20/11/2011).

Acara penandatanganan PKS tersebut digelar di kapal Survei Pushidrosal KRI Rigel-933 yang berlayar di Teluk Jakarta.

Penandatanganan perjanjian kali ini merupakan tindak lanjut dari Perjanjian Pinjam Pakai yang telah ditandatangani sebelumnya pada tanggal 13 Agustus 2019, dimana setelah tanah tersebut dipinjampakaikan kepada TNI AL akan diteruskan dengan penyertipikatan dari semula HPL menjadi Sertipikat Hak Pakai  di atas HPL. Tanah tersebut saat ini digunakan oleh Pushidrosal.

Pihak TNI AL, dalam hal ini diwakili oleh Kepala Dinas Fasilitas Pangkalan Angkatan Laut (Kadisfaslanal) Laksamana Pertama TNI Puguh Santoso, S.E., M.M. dan pihak Pemrov DKI Jakarta diwakili Kabid P3A BPAD Provinsi DKI Jakarta Yuwendri, di depan Notaris Relawati, S.H.

Hadir dalam acara tersebut di antaranya Kapushidrosal Laksamana Muda TNI Dr. Ir. Harjo Susmoro, S.Sos., S.H., M.H, perwakilan Mabes TNI AL, staf BPAD DKI Jakarta, serta segenap pejabat utama Pushidrosal.

Menurut  Kapushidrosal Laksamana Muda TNI Dr. Ir. Harjo Susmoro, S.Sos., S.H., M.H  penandatanganan PKS antara TNI AL dan Pemrov DKI tentang Pemanfaatan Tanah HPL Pemda DKI Jakarta, merupakan moment yang luar biasa dan sangat penting ke depannya.

Hal tersebut sebagai dasar dalam pengembangan sarana dan prasarana Pushidrosal sebagai Kotama TNI AL maupun Lembaga Hidrografi Nasional dalam mendukung program pemerintah menjadikan Indonesia sebagai Poros Maritim Dunia.

“Seiring dengan kiprah dan peran yang dijalankan selama ini, ke depan, Pushidrosal akan dikembangkan menjadi organisasi yang lebih besar lagi. Pengembangan organisasi tersebut akan diikuti dengan penambahan ruangan kerja, dan sarana prasarana pendukung lainnya dalam mendukung tugas pokoknya” Kata Kapushidrosal.

Sementara itu,  Kadisfaslanal menjelaskan bahwa kerjasama antara TNI AL  dengan Pemda DKI  Jakarta tidak hanya berkaitan dengan tanah yang digunakan Pushidrosal saja, karena masih banyak di lokasi lainnya yang diperlukan Perjanjian Pinjam Pakai (diantaranya Tanah Pemda DKI Jakarta yang akan digunakan akses jalan tembus Ancol-Pondok Dayung, sebaliknya tanah TNI AL di komplek Dewa Ruci Cilincing yang akan digunakan oleh Dispora Pemprov DKI Jakarta untuk membangun gelanggang olahraga).

Kerjasama tersebut diatas ditempuh semata-mata untuk mendukung kepentingan pertahanan dan kepentingan umum agar dapat selaras dengan mengedepankan kepentingan nasional yang lebih besar.

 
 

TNI AL Gelar Sidang Wanbangopstik-LXXV/2019 di Pushidrosal

Jakarta.Harianasional.com-TNI Angkatan Laut menggelar  sidang Dewan Pengembangan Operasi dan Taktik (Wanbangopstik) ke-75 Tahun 2019, di Pusat Hidrografi dan Oseanografi TNI Angkatan Laut (Pushidrosal), Jalan Pantai Kuta V/I, Ancol Timur Jakarta Utara,  Senin (18/11).

Sidang yang  digelar selama dua hari kedepan ini  dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas Operasi dan Latihan Angkatan Laut (Kadisopslatal) Laksamana Pertama TNI Ali Triswanto, S.E., M.Si.,  mewakili Asisten Operasi (Asops) Kasal Laksamana Muda TNI Didik Setiyono, S.E., M.M.

Hadir dalam acara tersebut para pejabat utama Kotama TNI AL diantaranya Kapushidrosal Laksamana Muda TNI Dr. Ir. Harjo Susmoro, S.Sos., S.H.,  M.H., selaku Penanggung jawab Penyelenggaraan kegiatan,  Komandan Seskoal Laksamana Muda TNI Dr. Amarullah Octavian, ST., M.Sc.,  Dirdiklat Laksamana TNI Deny Septiana, Kepala Staf Koarmada I Laksamana Pertama TNI Bambang Irwanto, Komandan Pasmar 2 Brigjen TNI (Mar) Ipung Purwadi, M.M, serta sejumlah 202 Perwira menengah dan undangan lainnya.

Dalam sambutannya Asops Kasal menyampaikan forum ini merupakan kegiatan yang bertujuan untuk mengkaji dan merumuskan pola operasi taktik serta pengembangannya dengan uji coba konsep operasi peperangan matra laut dalam rangka mendukung tugas TNI Angkatan Laut.

Sebagai komponen utama pertahanan negara di laut, sesuai undang-undang nomor 34 tahun 2004 tentang TNI Angkatan Laut bertugas melaksanakan tugas TNI Matra Laut di bidang pertahanan dalam rangka melaksanakan tugas tersebut perlu dilakukkan pembinaan terhadap kekuatan alutsista dan prajurit yang dimiliki dalam bentuk penggelaran latihan-latihan untuk emndukung gelar tugas operasi. Seiring dengan kemajuan ilmu pengetahuan dan tehnologi yang terus berkembang maka beberapa buku petunjuk perlu diadakan pemutakhiran atau bila diperlulkan dilaksanakan penghapusan disesuaikan dengan dinamika perkembangan saat ini serta perlunya penyusunan buku petunjuk baru yang disesuaikan dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan tehnologi tersebut, tambahnya.

Sidang Wanbangopstik kali ini mengambil tema “ Melalui wanbangopstik ke-75 Tahun 2019 kita tingkatkan kesiapan dan kemampuan system senjata terpadu guna mendukung tugas TNI Angkatan Laut” diharapkannya dapat tersusun doktrin turunan tentang operasi dan taktik peperangan matra laut sesuai dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan tehnologi.

Materi yang dibahas pada sidang wanbangopstik ke-75 kali ini antara lain, petunjuk penyelenggara operasi salvage TNI Angkatan Laut, petunjuk penyelenggara pelatihanoperasioanal koarmada, petunjuk penyelenggara operasi survei dan pemetaan hidro-oseonografi, petunjuk referensi pengerahan satuan korps Marinir dalam operasi membantu menanggulangi akibat bencana alam, pengungsian dan pemberian bantuan kemanusiaan, petunjuk referensi penilaian penilaian latihan puncak TNI Angkatan Laut “Armada Jaya” serta petunjuk penyelenggaraan latihan bersama TNI Angkatan Laut.

Diakhir sambutannya Asops Kasal memberikan penekanan yang perludijadikan pedoman diantaranya memanfaatkan forum tersebut untuk mendiskusikan doktrin dan buku petunjuk lainnya untuk mendukung pelaksanaan operasi, melaksanakan diskusi forum secara serius dan sistematis dalam nuansa akademis guna menggali pengembangan pemikiran-pemikiran baru yang kreatif dan solutif serta inovatif, diskusi harus dapat dipertanggung jawabkan berdasarkan referensi yang jelas dan yang terakhir menemukan solusi yang terbaik dalam rangka menyusun buku petunjuk baru sesuai dengan dinamika perkembangan saat ini

 
 

Kementerian PAN & RB, Apresiasi Birokrasi Melayani & Berintegrasi Badiklat Kejagung

Jakarta.Harianasinal.com-Kepala Badan Diklat Kejaksaan RI, Setia Untung Arimuladi memaparkan memaparkan tentang tupoksi dan profil Badan Diklat Kejaksaan melalui audio video diruang Komand Center Kaban Diklat Kejaksaan RI.

Hal ini dilakukan untuk mempresentasikan kepada Tim Survei Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi untuk melakukan survey penilaian Zona Integritas Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM) di Jalan Harsono, Ragunan, Jakarta, Rabu (13/11/2019).

Asisten Deputi Penanganan Pengaduan Aparatur Kemenpan RB, Agus Udji Hantara menjelaskan bahwa, kehadirannya adalah menilai kemajuan Badan Diklat Kejaksaan RI dalam menjalankan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani.

“Ada peningkatan dari WBK ke WBBM, terus ada inovasi inovasi yang arahnya adalah membangun terwujudnya sebuah  budaya Birokrasi yaitu ada Birokrasi Integritas tinggi, Birokrasi berkinerja tinggi dan Birokrasi yang melayani,” jelas Agus Uji Hantara pada Wartawan.

Agus berharap, terwujudnya WBBM akan berdampak luas terhadap aparat penegak hukum dalam menjalankan fungsinya.

"Itulah harapan kita, sehingga tadi Reformasi Birokrasi itu adalah bisa segera terwujud dengan baik dan didasarkan dengan stakeholder, dampaknya luas ini nanti di Badan Diklat karena dalam mendidik untuk seluruh aparatur jajaran Kejaksaan yang nanti mereka itu akan melakukan fungsinya di masing masing tugasnya kearah mendidik pelayanan terhadap masyarakat di dalam bidang penegakan hukum,” tegasnya.

Agus sendiri menilai, Badan Diklat Kejaksaan RI sudah berbasih IT (Informasi Teknologi) sehingga memperudah dalam berkomunikasi.

Badan Diklat sudah berbasis IT banyak juga IT nya, baik itu di Komand Centernya, semua bisa terlihat pimpinan bisa melihat, terus ada komunikasi langsung dengan siswa (peserta Diklat) komunikasi dengan Widyaiswara, komunikasi dengan Stakeholder yang lain itu sudah banyak menggunakan IT,” terangnya sembari menambahkan banyak juga pesan moral yang membangun.

Pihaknya menilai Badan Diklat Kejaksaan RI sudah mempunyai SBBE (Sistem Bangun Berbasis dengan Elektronik).

“Ini adalah salah satu contoh cara penggunaan IT dan kita juga sudah punya SBBE (Sistem Bangun Berbasis dengann Elektronik) nah ini saya kira di Badan Diklat sudah tercermin dan sudah menggunakan IT.Dokumen dokumen sudah tidak manual lagi,” kata Agus sembari menyarankan terus di tingkatkan terutama ada kesiapan dari SDM untuk memanfaatkan IT yang sudah ada

 
 

Page 1 of 223

 

 

 

 

 

Donasi untuk PALESTINA

 

 

Kesehatan

Warga Senior Living Sentul Sambut World Alzheimer's Month 2019 dengan Mengikuti Fun Walk

Warga Senior Living Sentul Sambut World Alzheimer's Month 2019 dengan Mengikuti Fun Walk

Setul.Harianasional.com-Dalam rangka memperingati bulan Alzheimer dunia, komunitas ALZI Chapter Bogor...

Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com

Tekno

vivo Indonesia Resmikan Store Terbaru Di Central Park

Jakarta. Harianasional.com-Memberikan pengalaman berbelanja yang lebih mudah dan nyaman bagi konsumen,...

Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com

Pendidikan

Prof. Dr. H Sumaryoto : Lulusan Unindra Tidak Perlu Takut dengan Revolusi Industri 4.0

Prof. Dr. H Sumaryoto : Lulusan Unindra Tidak Perlu Takut dengan Revolusi Industri 4.0

Jakarta.Harianasional.com- Revolusi Indstri 4.0 saat ini sangat trend dan menjadi pembicaraan dimana-mana...

Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com

Otomotif

Kontrol Technology, Filosofi Hankook dalam Menghadirkan Ban Berkualitas

Jakarta.Harianasional.com-Ban adalah komponen penting dalam kendaraan yang berfungsi sebagai satu-satunya...

Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com