Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com
Blue Grey Red
Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com
Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com
Kesehatan

Sudah Tepatkah Obat Flu & Batuk Yang Anda Minum ?

Jakarta.Harianasional.com-Penyakit flu dan batuk merupakan salah satu penyakit yang paling umum terjadi di Indonesia. Di Indonesia, sepanjang tahun kita rentan terserang flu, khususnya di saat pergantian cuaca dan musim. Temperatur dan cuaca yang berubah-ubah adalah salah satu kondisi yang memacu virus dan bakteri untuk lebih cepat berkembang biak. Jadi, cukup sering orang terserang flu di musim perubahan cuaca dibanding di musim yang suhunya cenderung stabil. Penyakit flu disebabkan oleh virus influenza yang tersebar melalui udara ataupun kontak fisik dengan penderitanya kemudian akan masuk ke dalam kondisi tubuh yang sedang menurun daya tahannya.

General Manager Pharma Consumer Health  PT. Tempo Scan Pacific Tbk. Deddy Angkakusuma saat ditemui di Tempo Scan mengakui bahwa perubahan cuaca di Indonesia sering diikuti munculnya wabah flu di masyarakat.  “Salah satu hasil riset kami menunjukan bahwa sekitar 7 dari 10 orang penderita flu disertai oleh batuk. Oleh karena itu obat yang dapat menyembuhkan keduanya sekaligus dapat menjadi pilihan yang tepat dan juga efisien,” ungkap Deddy (7/8).

Hidung tersumbat, sakit kepala, bersin-bersin serta demam, merupakan gejala umum yang biasa dialami oleh penderita flu dan batuk. Gejala ini tentunya sering kali dirasakan sangat mengganggu konsentrasi dan juga aktivitas serta rutinitas seseorang apabila sedang menderita flu dan batuk secara bersamaan. Belum lagi obat flu dan obat batuk pada umumnya menimbulkan efek kantuk, yang membuat penderita harus menghentikan aktivitasnya.

“Menyadari rentannya masyarakat kita terjangkit flu dan batuk, serta betapa mengganggunya gejala yang dialami saat menderita penyakit tersebut, bodrex Flu&Batuk sebagai pelopor obat flu dan batuk di Indonesia selalu berinovasi untuk menghasilkan produk yang tepat guna dan juga aman bagi konsumen,” ungkap Deddy menjelaskan lebih jauh.

Melalui inovasi terbarunya kali ini, bodrex Flu&Batuk memperkenalkan Phenylephrine sebagai salah satu kandungan dalam formula baru yang diberi nama bodrex Flu&Batuk PE, sesuai dengan singkatan dari kandungan tersebut yang berfungsi untuk melegakan hidung tersumbat. “bodrex Flu&Batuk PE adalah obat flu dan batuk pertama di Indonesia yang menggunakan Phenylephrine, sehingga lebih aman dikonsumsi setiap orang sesuai aturan pakai yang ditentukan  dan tanpa kantuk,” lanjut Deddy.

Memang kini tren perkembangan penjualan obat bebas atau OTC dunia sudah mengarah pada penggunaan Phenylephrine sebagai kandungan dari obat flu & batuk, menggantikan bahan sebelumnya yaitu pseudoephedrine yang kini penjualannya semakin dibatasi. Selain itu, dalam formula barunya, bodrex Flu&Batuk PE juga mengandung paracetamol untuk meredakan sakit kepala dan demam, dan Dextromethorphan sebagai pereda batuk. Formula baru yang dimiliki bodrex Flu&Batuk PE ini, bisa menjadi jawaban untuk meredakan flu dan batuk secara cepat, serta tanpa kantuk. Dengan hilangnya gejala flu dan batuk yang menjengkelkan serta tidak menyebabkan kantuk, penderita bisa kembali beraktivitas seperti sedia kala. bodrex Flu&Batuk telah tersedia dalam bentuk kaplet dan syrup yang terbagi menjadi dua varian, yaitu untuk Flu & batuk berdahak dan Flu & batuk tidak berdahak.

“Hadirnya bodrex Flu&Batuk PE bisa menjadi jawaban akan reaksi cepat, aman dan tanpa kantuk dalam meredakan flu dan batuk bagi keluarga Indonesia,” tutup Deddy.

 

Novartis Kembali Gelar BioCamp Untuk Cari Talenta Muda

Jakarta.Harianasional.com-Novartis Biotechnology Leadership Camp (BioCamp) kembali  digelar lagi untuk kali kesembilan, walaupun sempat tidak terlaksana beberapa waktu dan akhirnya kini dapat terlaksana kembali atas dukungan dari segala pihak, khususnya Lembaga Biologi Molekuler.

Adapun kegiatan Novartis Biotechnology Leadership Camp (BioCamp) ini ditujukan untuk mencari talenta muda terbaik yang dapat memanfaatkan teknologi, guna menemukan jawaban dalam sektor kesehatan di Indonesia.

Acara ini diharapan setiap tahunnya dapat mencari dan mengembangkan talenta muda terbaik yang ingin berkontribusi terhadap kesehatan, di mana mereka dapat meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat Indonesia, bahkan dunia.

dr. Luthfi Selaku Presiden Direktur Novertis mengatakan, "Novartis terus berupaya untuk berkontribusi terhadap perkembangan dalam sektor kesehatan di Indonesia. Untuk itu, sesuai dengan tujuan dari program transformasi perusahaan, Novartis sangat memperhatikan pentingnya mengembangkan bakat dan kemampuan generasi muda untuk bersama-sama menyehatkan Indonesia.

Lebih lanjut Luthfi mengatakan, BioCamp menunjukkan konsistensi pihaknya dalam mendukung sumber daya manusia di bidang bioteknologi. "Agar dapat memberikan bekal wawasan, pengetahuan, dan kepemimpinan, supaya bisa lebih berkontribusi pada pemecah masalah kesehatan," tambahnya.

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Lembaga Biologi Molekuler Eijkman, Prof. Amin Soebandrio, mengatakan, perkembangan teknologi yang semakin cepat telah membawa perubahan dalam gaya hidup masyarakat. Perubahan yang disebabkan perkembangan teknologi memiliki dampak yang belum diketahui, menjadikan peran penelitian lebih penting.

Diharapkan telenta muda yang nanti menjadi pemenang di ajang  BioCamp ini, dapat menciptakan sumber daya manusia Indonesia yang berkualitas, serta menjadi kader perubahan Indonesia untuk siap bersaing meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui bioteknologi, terutama yang berkaitan dengan kesehatan," tegasnya.

 
 

Ketum IKKT Resmikan Gedung FKTP

Jakarta.Harianasional.com-Ketum IKKT (Ketua Umum Ikatan Kesejahteraan Keluarga TNI) Pragati Wira Anggini Ny. Koes Moeldoko meresmikan gedung FKTP (Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama) Rumah Sakit Patria IKKT dan menyerahkan 2 unit mobil yaitu 1 unit mobil Ambulance dan 1 unit mobil operasional kepada Rumah Sakit Patria IKKT, bertempat di Slipi, Jakarta Barat, Senin (13/7/2015).

Ketum IKKT dalam sambuatannya menyampaikan bahwa, kesehatan memiliki peran yang sangat penting, karena kesehatan adalah modal utama bagi kita untuk memulai setiap aktifitas yang akan kita jalani  dan dengan adanya bantuan Ambulance serta pembangunan gedung FKTP TNI, diharapkan mampu meningkatkan dan mendongkrak kemampuan pelayanan RS. Patria IKKT kepada tingkat yang lebih baik lagi.

Lebih lanjut Ny. Koes Moeldoko berharap RS. Patria IKKT mampu menjadi sentral pelayanan kesehatan, baik bagi prajurit TNI maupun bagi lingkungan pelayanan di sekitarnya. Untuk itu, kita pun meminta kepada masyarakat agar dapat memanfaatkan rumah sakit ini bagi pelayanan kesehatan putra-putrinya, dan dengan semangat gotong royong dapat memelihara rumah sakit tersebut sebaik-baiknya, agar keberlanjutan pelayanan kesehatan di RS. Patria bisa terlaksana dengan baik.

Sebelum mengakhiri sambutanya Ny. Koes Moeldoko, berpesan kepada Karumkit dan staf serta seluruh paramedis, untuk terus bekerja sama dan bahu membahu demi kesuksesan dan kemajuan RS. Patria di masa depan. Tidak lupa Ketua umum mengucapkan terima kasih atas segala dukungan berbagai pihak yang tidak dapat di uraikan satu persatu dalam pelaksanaan renovasi dan revitalisasi RS. Patria.

Selanjutnya acara dilanjutkan dengan penyerahan kunci kendaraan dan pengguntingan pita tanda diresmikanya gedung FKTP. Turut hadir dalam acara tersebut Ketua Umum Persit Kartika Candra Kirana Ny. Nenny Gatot N., para Pejabat Mabes TNI, Direktur Utama BPJS, dan Pejabat RS. Patria IKKT serta segenap Staf RS. Patria IKKT. (Anda/Irv)

 
 

Paria Dapat Mengatasi Diabetes

Jakarta.Harianasional.com-Jangan keburu curiga melihat penampilannya yang berbintil. Meski sekujur tubuh beralur tak beraturan dan pahit rasanya, anggota famili Cucurbitaceae itu bukan kasta paria alias terendah. Di balik sosoknya, si pahit terbukti secara ilmiah memiliki segudang manfaat.

Berikut Manfaat Pare/Paria yang sejak zaman nenek moyang sudah cukup dikenal.
1. Paria dikenal ampuh menurunkan kadar gula darah,
2. Panas dalam,
3. Sariawan,
4. Demam,
5. Disentri,
6. Exim basah,
7. Batuk rejam,
8. dan wasir.

Ia biasa tersaji sebagai sayur penambah nafsu makan di Jawa Barat. Tak hanya di Indonesia, paria dikenal sebagai panasea di berbagai belahan bumi.

Di Filipina Mormodica charantia digunakan untuk mengobati penderita diabetes.

Buah mudanya sering digunakan untuk mengobati luka di Turki.

Sedangkan masyarakat India mengenalnya sebagai,
1. Antimalaria,
2. Peluruh batu ginjal,
3. Psoriasis,
4. Rematik,
5. dan skabies.

Klaim itu bukan tanpa bukti. Tengoklah penelitian B A S Reyes dari department of neurosurgery, Thomas Jefferson University, Amerika Serikat.

Ia meminumkan jus buah paria pada tikus yang diinduksi alloxan penyebab diabetes sehingga kadar gula darahnya di atas 300 mg/dl. Dosisnya 20 ml/kg bobot tubuh. Selang 2 minggu, kadar gula darah tikus menurun signifikan dibanding kontrol.

Uji klinis terhadap 100 pasien penderita diabetes tipe II yang dilakukan departemen patologi, Sher-e-Bangla Medical College, Bangladesh, membuktikan karolla-sebutannya di Bangladesh-mampu menurunkan kadar gula darah secara signifikan pada 86 di antaranya.

Bagaimana mekanisme paria mengatasi diabetes?
Kandungan steroid saponin yang dikenal sebagai karantin, peptida menyerupai insulin, dan alkaloid memegang peranan penting. Senyawa aktif itu diduga meningkatkan pembentukan sel-sel beta atau memulihkan sel-sel beta yang rusak sebagian.

Ia juga diduga menstimulasi sekresi insulin pankreas. Tak hanya itu, M. charantia dapat menstimulasi penyimpanan glikogen oleh lever, dan memperbaiki pengambilan glukosa peripheral.

Uji toksisitas
Bitter melon -sebutannya di Amerika -juga dikenal moncer sebagai antibakteri, antivirus, anti-HIV, antiherpes, dan antipoliovirus. Hasil uji sitotoksik yang dilakukan oleh Martini dkk dari Universitas Diponegoro pada 2006, menunjukkan inkubasi ekstrak pare selama 24 jam memiliki efek antikanker terhadap sel hela, mieloma, dan sel B958. Itu berarti pare dapat dijadikan alternatif pengobatan kanker.

Pepare, sebutannya di Sumatera, kaya senyawa aktif dan antioksidan glikosida, saponin, alkaloid, triterpen, protein, asam lemak oleat, lineat, stearat, dan steroid. Buah mudanya kaya vitamin C, vitamin A, fosfor, dan zat besi. Tak heran ia mampu menangkal radikal bebas penyebab penyakit degeneratif.

Uji histologi yang dilakukan M Wien Winarno dan Dian Sundari dari Pusat Penelitian dan Pengembangan Farmasi, Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan, Departemen Kesehatan Indonesia, menyimpulkan daging buah pare tidak menunjukkan efek toksik terhadap kelenjar pankreas tikus putih.

Pemberian infus daging buah paria dosis 625 mg, 1.250 mg, 2.500 mg dan 5.000 mg per kilogram bobot tubuh, memperlihatkan jaringan eksokrin di sekitar pulau langerhans dan morfologi sel-sel dalam pulau langerhans tampak normal. Ia juga terbukti aman bagi organ hati dan ginjal. Ekstrak etanol famili Cucurbitaceae itu terbukti dapat menurunkan kadar hormon testosteron tikus jantan. Artinya, paria potensial sebagai kontrasepsi pria.

Sayang rasanya yang pahit membuat orang enggan mengkonsumsi paria. Padahal, menyiasatinya mudah saja. Cukup tambahkan daun jambu mete muda dan daun salam muda. 'Dijamin, rasa pahit tak terasa,' kata Dra Emma S Wirakusumah, ahli gizi dari Institut Pertanian Bogor. Untuk menjaga kesehatan, Emma menyarankan konsumsi 100 gram per hari paria tak berbintil. Jika berbintil cukup 50-60 gram per hari. Itu karena poya-namanya di Sulawesi-berbintil memiliki kandungan karentin lebih tinggi. Kalau sudah begitu, siapa pun sayang si pahit.(Herbal)

 
 

Serangan Epelipsi Tidak Selalu Berupa Kejang

Jakarta.Harianasional.com-Epilepsi termasuk jenis penyakit yang paling sering menyerang anak, dan perlu diketahui bahwa epilepsi adalah murni gangguan organik atau penyakit, bukanlah sebuah kutukan sebagaimana persepsi masyarakat umum. Penyakit ini juga tidak menular dan hampir semuanya bisa diobati.

Menurut kacamata medis, epilepsi adalah manivestasi klinik pada tubuh yang terjadi akibat aliran listrik sekelompok sel saraf (neuron) dalam otak tidak normal dan berlebihan.

"Otak memiliki milyaran sel saraf. Supaya bisa berkomunikasi satu sama lain, maka terjadilah aliran listrik yang kecil. Tegangannya tidak besar hanya dalam mikro volt. Nah, bila aliran listriknya tidak normal atau seimbang, terjadilah epilepsi.

“Manifestasi serangan juga dapat berupa hilang kesadaran sesaat atau melamun, tiba-tiba menjatuhkan atau melempar benda yang dipegang, atau juga terjadi perubahan perilaku yang tiba-tiba sehingga keluarga mengira sedang kesurupan,” kata Irawati Hawari dokter spesialis syaraf dari RSU Bunda, di Jakarta (26/6/2015).

Lebih lanjut Irawati menambahkan, gangguan listrik di otak tersebut disebabkan antara lain oleh kerusakan jaringan. Misalnya, tumor otak, cedera kepala, atau akibat gejala sisa dari suatu penyakit seperti infeksi otak (meningitis), gangguan pembuluh darah otak (stroke), cacat lahir, dan kelainan genetika.

Menurut Irawati, kejang jika tidak tertangani dengan baik, khususnya kejang pada anak bisa memicu kerusakan otak. Satu yang pasti, pertolongan pertama bukan dengan memasukkan sendok ke mulut. Melainkan, memiringkan posisi anak, dan jangan masukkan apapun ke mulutnya.

Epilepsi pada anak masih menjadi pertanyaan besar bagi masyarakat Indonesia, bahkan kondisi ini tak pelak menjadi buah bibir dan tak jarang kemudian dikaitkan dengan stigma negatif, seperti; kerasukan setan, bisa menular jika kena air liurnya, dan masih banyak hal lain yang tidak masuk akal.

Diperkirakan penderita epilepsi di Indonesia jumlahnya mencapai 1,1 - 8, 8 juta. Dengan penderita epilepsi baru 250.000 penderita per tahun. Dari sekian banyaknya jumlah penderita epilepsi, kasus epilepsi lebih banyak ditemukan pada anak-anak, dibandingkan orang dewasa.

 
 

Page 5 of 8

Donasi untuk PALESTINA

 

 

K2 Login

K2 Users

Kesehatan

3 Steps to Reach Your Body

3 Steps to Reach Your Body

Jakarta.Harianasional.com-WRP dan Shopee Indonesia hari ini membuka rahasia mudahnya wanita Indonesia...

Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com

Tekno

vivo Perkenalkan S1, S-Series Perdana vivo di Indonesia

Jakarta.Harianasional.com-vivo secara resmi memperkenalkan vivo S1 sebagai varian produk pertama yang...

Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com

Pendidikan

Santunan Anak yatim dan Dhuafa dari 17 Desa/Kelurahan Lingkar Kampus dan Putra-Putri Pegawai IPB 1440 H

Santunan Anak yatim dan Dhuafa dari 17 Desa/Kelurahan Lingkar Kampus dan Putra-Putri Pegawai IPB 1440 H

Bogor.Harianasional.com-Institut Pertanian Bogor (IPB) pada Ramadhan tahun ini kembali menggelar Santunan...

Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com

Otomotif

Kontrol Technology, Filosofi Hankook dalam Menghadirkan Ban Berkualitas

Jakarta.Harianasional.com-Ban adalah komponen penting dalam kendaraan yang berfungsi sebagai satu-satunya...

Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com