Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com
  • HOT NEWS
nusantara: Usai Gelaran Pilpres dan Pileg, Kapushidrosal Pimpin Apel Khusus - Monday, 22 April 2019 13:10
nusantara: Bakamla Hadirkan 17 Negara Coast Guard Anggota HACGAM - Monday, 22 April 2019 09:59
nusantara: Ratusan PNS Bakamla Bersumpah - Sunday, 21 April 2019 06:20
nusantara: KN Tanjung Datu 1101 Akan Kunjungi India - Sunday, 21 April 2019 06:15
nusantara: KN Belut Laut Bakamla Amankan Kapal Diduga Muat BBM Ilegal... - Sunday, 21 April 2019 06:10
Tekno: Inovasi Teknologi Kamera Selfie vivo V15 - Friday, 19 April 2019 09:28
Life and Style: Berani Beda? THE 1O1 Bogor Berikan Lebih dari 150 Menu... - Friday, 19 April 2019 09:24
Tekno: Vivo V15 Bertenaga untuk Aktivitas Multitaskin - Tuesday, 16 April 2019 11:50
Blue Grey Red
Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com
Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com
Kesehatan

Kampanye Cuci Tangan dengan Sabun untuk Generasi Indonesia Sehat

Jakarta.Harianasional.com-Reckitt Benckiser bekerjasama dengan Yayasan Sayangi Tunas Cilik (Save the Children) menyelenggarakan kampanye Give Life a Hand: Letter for Life, dalam rangka memperingati Hari Cuci Tangan Sedunia 2017 (Global Hand Washing Day 2017). Melalui kampanye Give Life a Hand: Letter for Life, Reckitt Benckiser mengajak anak-anak di seluruh Indonesia untuk menyebarkan pesan akan pentingnya mencuci tangan dengan sabun. Melalui kegiatan sederhana dan mudah dilakukan yaitu membuat sabun dalam kertas surat, menuliskan ajakan untuk selalu mencuci tangan dengan sabun, dan mengirimkannya kepada anak-anak lain di seluruh Indonesia yang tidak memiliki akses terhadap fasilitas cuci tangan, diharapkan kesadaran masyarakat akan semakin meningkat.

Kampanye Give Life a Hand: Letter for Life ini merupakan salah satu program edukasi akan pentingnya cuci tangan dengan sabun yang menyasar anak-anak usia dini. Program edukasi yang berada dalam naungan Misi Hidup Sehat bersama Dettol ini mengajak seluruh masyarakat, khususnya anak-anak untuk bersama-sama berikrar menjaga kesehatan dan kebersihan, dimulai dari mencuci tangan sebelum dan setelah beraktivitas. Data UNICEF yang tertuang dalam Prelimenary DRAFT Baseline Household Knowledge, Attitudes and Practices (KAP) of Sanitation and Hand Washing Practices Survey Results 2014 mengungkapkan bahwa 75,5% masyarakat Indonesia tidak mencuci tangan karena menganggap tangan mereka bersih.

Hari Cuci Tangan Sedunia merupakan hari yang secara global didedikasikan untuk meningkatkan kesadaran dan pemahaman tentang pentingnya mencuci tangan dengan sabun sebagai cara mudah, efektif, dan terjangkau untuk mencegah penyakit dan menyelamatkan nyawa. Setiap tahunnya, Dettol memanfaatkan kesempatan ini untuk mewujudkan komitmen dalam membantu masyarakat untuk membuat hidup lebih sehat dan bahagia dengan mensosialisasikan gaya hidup sehat: cuci tangan dengan sabun, khususnya kepada anak-anak usia dini.

Steven Debrabandere, General Manager Reckitt Benckiser Indonesia mengatakan, “Kami percaya akan pentingnya menanamkan perubahan perilaku sehat pada usia dini. Sebuah tindakan sederhana, mencuci tangan dengan sabun, dapat mencegah penyakit dan kematian. Hari Cuci Tangan Sedunia merupakan kesempatan bagi kami untuk menggelar sebuah acara yang dapat memberikan dampak positif, dan mengubah gaya hidup masyarakat menjadi lebih sehat dan higienis.”

Data Riset Kesehatan Dasar 2007 mengungkapkan bahwa di Indonesia, diare masih menjadi penyebab kematian anak, yaitu sebesar 31 persen di antara anak di bawah usia satu tahun dan 25 persen kematian anak usia antara satu hingga empat tahun. Padahal, salah satu cara paling murah untuk mencegah kematian dan penyakit yang berhubungan dengan diare adalah cuci tangan dengan sabun. Menurut data WHO (2014), mencuci tangan dengan sabun dapat mengurangi 40% resiko diare dan 20% resiko infeksi saluran pernapasan akut, termasuk pneumonia.

“Kami ingin, tidak ada seorang anakpun meninggal karena sebab yang bisa dicegah. Untuk itu, dukungan dari berbagai pemangku kepentingan sangat diperlukan. Karenanya, kami menyambut baik kerjasama ini dan mengapresiasi langkah RB untuk turut berperan serta dalam membangun Indonesia yang lebih baik lagi, khususnya dalam membangun perilaku hidup sehat, membiasakan diri mencuci tangan dengan sabun,” pungkas Selina Sumbung, Ketua Pengurus Yayasan Sayangi Tunas Cilik

 

Asih : Program Duta 1000 HPK Meningkatkan Kualitas Asuhan Gizi Ibu dan Anak

Bogor. Harianasional.com-Program Duta 1000 Hari Pertama Kehidupan (1000 HPK)  adalah program yang dirancang untuk mendukung program pemerintah Republik Indonesia dalam gerakan sadar gizi dalam rangka Seribu Hari Pertama Kehidupan (1000 HPK) melalui pendidikan gizi secara tepat dan benar sehingga dapat meningkatkan kualitas asuhan gizi ibu dan anak.

Penyusunan program Duta 1000 HPK melalui proses edukasi berjenjang dengan melibatkan para ahli dari PDGMI, IDAI, POGI dan IBI. Program Duta 1000 HPK ini memberi edukasi terhadap kepada tenaga kesehatan (Bidan) dan kader Posyandu yang disertai dengan program monitoring oleh para Bidan dan kader Posyandu kepada para ibu dan anak selama 1000 hari pertama kehidupan.

Para Bidan dan kader Posyandu yang merupakan Duta 1000 HPK akan mendapatkan pelatihan terkait dengan pentingnya gizi dalam 1000 hari pertama kehidupan, kehamilan yang sehat dan tumbuh kembang anak. Setiap duta yang sudah melewati pelatihan akan melatih 20 bidan yang selanjutnya setiap bidan tersebut akan melatih 10 fasilitator sehingga informasi mengenai pentingnya 1000 hari pertama kehidupan tersebar secara luas dan tepat.

"Besar harapan saya agar kegiatan ini dapat berdampak terhadap penurunan Angka Kematian Ibu dan Bayi di kabupaten Bogor. Untuk itu perlu dukungan agar program 1000 HPK ini dapat berjalan dengan baik dan didukung oleh semua elemen masyarakat sehingga lebih banyak edukator dan fasilitator di kabupaten Bogor yang dapat langsung menjangkau masyarakat disekelilingnya,” kata Asih di Kampus IPB , Minggu, (8/10/2017).

Tentunya, program ini berjalan atas adanya dukungan dari stakeholder lokal, baik dinas kesehatan maupun ikatan bidan kota/ kabupaten setempat. Program Duta 1000 HPK yang digagas oleh IPB Bogor .

Diharapkan kegiatan mewujudkan penguatan kesadaran dan komitmen setiap warga masyarakat terhadap pentingnya masa 1000 HPK. Lebih jauh, melalui program ini diharapkan dapat meningkatkan status gizi ibu dan anak  dalam masa 1000 hari pertama kehidupan sebagai fondasi kesehatan awal yang menentukan kesehatan di masa depan," tutur Asih.

 
 

Milad Ke-46 Rumah Sakit Islam Tambah Pelayan Bary

Jakarta.Harianasional.com-Rumah Sakit Islan Jakarta Cempaka Putih dalam Miladnya yang ke-46 melakuakn peresmian beberapa pelayanan yang menyangkut dengan pelayanan masayarakat.

 
 

MandiriInhealt Buka Conter di RS Isalam Jakart

Jakarta.Harianasional.com-Mandiri Inhealt mengadakan kerjasama dengan Rumah Sakit Isalam Jakarta.

 
 

Kalbe Adakan Buka Puasa dan Penyuluhan Kanker Payudara Bersama Wartawan

Jakarta.Harianasional.com-PT Kalbe Farma Tbk (Kalbe) melalui Kalbe Ethical Customer Care (KECC) dan Indonesia Cancer Care Community (ICCC), Selasa (13/6) mengadakan temu wartawan dan talkshow di resto al-jajariah menteng dalam rangka penjelasan penyakit kanker payudara.

“Kalbe akan terus mewujudkan komitmennya terhadap kesehatan masyarakat khususnya terhadap penderita kanker payudara. Kita terus memberi semangat agar para penderita kanker  payudara untuk tidak putus asa dan tetap produktif,” ujar Ridwan Ong, Marketing Director Pharma PT Kalbe Farma Tbk.

”Banyak wanita belum peduli terhadap upaya pencegahan kanker payudara karena merasa dirinya sehat-sehat saja. Padahal sesungguhnya penyakit mematikan ini tidak bergejala sama sekali pada tahap awal,” ungkap Ridwan.

Saat ini kanker payudara menjadi jenis kanker yang sangat menakutkan bagi perempuan Indonesia. Kanker payudara cenderung berdampak pada wanita yang memasuki usia senja di atas 50 tahun. Terdapat 8 sampai 10 kasus kanker payudara terjadi pada wanita di usia ini. Ada beberapa faktor pemicu munculnya kanker payudara pada wanita.

Selain disebabkan oleh faktor genetik dan lingkungan, kebiasaan gaya hidup sehari-hari menjadi momok munculnya kanker payudara. Saat ini tidak ada pengetahuan yang cukup tentang penyebab kanker payudara, karena itu kesadaran deteksi dini merupakan salah satu cara pengendalian kanker payudara. Ketika kanker payudara terdeteksi dini dan diagnosis serta pengobatan yang memadai tersedia, maka akan ada kesempatan bahwa kanker payudara dapat disembuhkan.

Ancaman kanker di Indonesia semakin meningkat seiring dengan perubahan pola hidup masyarakat. Menurut Organisasi Penanggulangan Kanker Dunia dan Badan Kesehatan Dunia, diperkirakan terjadi peningkatan kejadian kanker di dunia 300 persen pada tahun 2030, dan mayoritas terjadi di negara-negara berkembang termasuk Indonesia. Menurut data Departemen Kesehatan, saat ini terdapat 1 pengidap kanker di Indonesia di antara 1.000 penduduk dan diestimasikan terdapat 200.000 pasien baru kanker per tahun.


 
 

Page 2 of 8

Donasi untuk PALESTINA

 

 

K2 Login

K2 Users

Kesehatan

3 Steps to Reach Your Body

3 Steps to Reach Your Body

Jakarta.Harianasional.com-WRP dan Shopee Indonesia hari ini membuka rahasia mudahnya wanita Indonesia...

Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com

Tekno

Inovasi Teknologi Kamera Selfie vivo V15

Jakarta. Harianasional.com-Tren smartphone dengan layar utuh tanpa notch mulai marak di tahun ini, yang...

Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com

Pendidikan

Rektor Unindra : Unindra Tahun 2029 Menjadi Perguruan Tinggi Yang Unggul

Rektor Unindra : Unindra Tahun 2029 Menjadi Perguruan Tinggi Yang Unggul

Jakarta.Harianasional.com-Rektor Universitas Indraprasta PGRI(Unindra) Prof. DR. H. Soemaryoto dalam...

Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com

Otomotif

Kontrol Technology, Filosofi Hankook dalam Menghadirkan Ban Berkualitas

Jakarta.Harianasional.com-Ban adalah komponen penting dalam kendaraan yang berfungsi sebagai satu-satunya...

Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com