Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com
  • HOT NEWS
Metro: Anies Akan Ajak dan Undang Pemenang Lomba Jakbee 2019 Untuk... - Sunday, 08 December 2019 09:27
Life and Style: Leuweung Geledegan Penginapan Baru Nuansa Hutan Belantara Yang Alami di... - Sunday, 08 December 2019 09:22
Metro: Anies Hadiri Puncak Acara Enterpreneur Jakbee Baznas DKI Jakarta - Saturday, 07 December 2019 10:16
Entertainment: Australia Connect Mempersembahkan “Dan Sultan – Live and in Concert” - Friday, 06 December 2019 09:14
nusantara: Masyarakat Balangan Kalsel Minta Hak Karet Dan Sawit Yang di... - Thursday, 05 December 2019 00:48
Entertainment: Film Darah Daging Yakin Capai 1 Juta Penonton - Thursday, 05 December 2019 00:33
Ekobis: Ayam Bakar Wholes, Dimsum dan Larva Choco Laris Manis di... - Sunday, 01 December 2019 14:23
Life and Style: Sepiring Padang Resto Padang Pertama Tawarkan Konsep Fast-Food - Saturday, 30 November 2019 10:10
Blue Grey Red
Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com
Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com
Metro

Anies Akan Ajak dan Undang Pemenang Lomba Jakbee 2019 Untuk Berkolaborasi

Jakarta.Harianasional.com-Pemprov DKI Jakarta siap berkolaborasi dengan ide-ide segar yang lahir dari inovasi para pemenang Jakarta Baznas (Bazis) Entrepreneur Empowerment (JakBee) Hackathon 2019.

Anies Baswedan selaku Gubernur Provinsi DKI Jakarta menyatakan proposal bisnis yang dikompetisikan antar pelajar SMP dan SMA sederajat dalam JakBee 2019 mampu melakukan digitalisasi sebagai solusi atas berbagai permasalahan di masyarakat.

Dari mereka-mereka inilah yang akan menjadi sebuah solusi yang relevan bagi DKI Jakarta serta ide-ide, dan nanti mereka-mereka ini akan kita panggil dan undang untuk kita ajak untuk terlibat. Karena memang pendekatan kami di DKI Jakarta sekarang ini adalah kolaborasi. Kami menempatkan masyarakat sebagai co-creator, dan kami sebagai kolaborator, lalu yang terjadi adalah kolaborasi. Jadi, disebut co-creator itu artinya apa? Artinya mereka ikut menciptakan solusi, mereka ikut menciptakan terobosan, lalu bekerja bersama kita untuk mengeksekusi terobosan itu," kata Anies Rasyid Basweda dalam pidatonya di Jakarta,Sabtu (7/12/19).

Lebih lanjut Anies menambahkan,pemerintah bukanlah satu-satunya pihak yang memiliki solusi atas segala macam masalah, justru di masyarakatlah seringkali memiliki solusi yang lebih praktis dan relevan dengan kebutuhan di akar rumput," terangnya.

Menurut Anies, pemerintah itu memiliki wewenang dan kemampuan fiskal. Kita bisa membesarkan, menggandakan, membuat ini skalanya menjadi lebih tinggi. Tetapi, kreasi dan inovasi dari masyarakat seringkali justru lebih canggih. Nah, kalau kedua ini digabungkan, masyarakat membawa kreativitas, inovasi dan solusi praktis, pemerintah membawa kewenangan dan kemampuan fiskal. Digabungkan keduanya. Ini powerfull sekali. Dan itu yang kita kerjakan selama ini," papar Anies.

Seperti salah satu pemenang dari kompetisi Hackathon dari grup garis lurus dimana mereka menciptakan sebuah inovasi tongkat sensorik bagi penyandang tuna netra. Tongkat ini akan membantu penyandang tuna netra untuk berjalan tanpa khawatir tertabrak karena ada teknologi deteksi barang-barang di sekitar mereka," terang Anies.(Top/Irv).

 

Anies Hadiri Puncak Acara Enterpreneur Jakbee Baznas DKI Jakarta

Jakarta.Hariansional.com-Baznas (Bazis) DKI Jakarta menyelenggarakan Puncak Acara Jakbee Hackathon dan Masa Depan Jakarta di Gedung Velodrom Rawamangun, Jakarta Timur, Sabtu (7/12). Acara yang dihadiri oleh Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan beberapa pimpinan wilayah ini merupakan rangkaian puncak dari tiga kegiatan besar yang diselenggarakan oleh Baznas (Bazis) DKI Jakarta dalam dua bulan terakhir.

Ketiga kegiatan tersebut adalah pertama, Jakbee yaitu kependekan dari Jakarta Baznas (Bazis) Entrepreneur Empowerment atau Jakbee Bisnis Proposal yang merupakan kompetisi bisnis di tingkat pelajar SMP dan SMU/SMK. Dalam ajang kompetisi ini, tim para pelajar (masing-masing tim terdiri dari 3 orang) ditantang untuk membuat proposal bisnis dan mempresentasikannya di depan dewan juri.

Kompetisi ini diselenggarakan secara berjenjang, mulai dari jenjang seleksi proposal yang masuk di tingkat wilayah mulai 20 Oktober, kemudian dari proposal itu dipilih 20 kelompok atau tim terbaik di masing-masing wilayah untuk memperebutkan 5 tiket yang akan dikirim ke jenjang final di tingkat propinsi. Dari 6 wilayah DKI terpilih 26 tim yang berkompetisi di finali tingkat provinsi. Mereka diundang mempresentasikan proposal mereka di hadapan dewan juri di Balaikota Jakarta pada 4-5 Desember 2019. Dari sini dipilih tim terbaik yang diumumkan dalam puncak acara hari ini.

“Kegiatan ini diselenggarakan untuk menumbuhkan jiwa-jiwa entrepreneur di kalangan pelajar sehingga ke depan mereka diharapkan bisa menciptakan lapangan-lapangan kerja baru sehingga bisa membantu pemerintah mengurangi angka pengangguran di ibukota,” kata Wakil Ketua II Baznas (Bazis) DKI Jakarta Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Saat Suharto.

Kedua, Hackathon adalah ajang kompetisi di tingkat mahasiswa yang menantang mereka untuk ikut mencarikan solusi berbasis teknologi dan aplikasi terhadap permasalahan yang dihadapi oleh masayarakat Jakarta. Panitia menetapkan 4 kategori yang selama ini memang menjadi masalah krusial Jakarta sebagai ibukota. Empat kategori itu adalah kesehatan, kemiskinan, pelayanan publik dan lingkungan hidup.

Panitia telah menerima 60 proposal dari 60 tim mahasiswa yang tersebar di berbagai perguruan tinggi, kebanyakannya berasal dari Jabotabek, seperti UI yang terbanyak, lalu IPB, UIN dan UMJ. Bahkan ada tim yang berasal dari UGM dan Amikom Yogyakarta. Masing-masing tim terdiri dari 3 orang mahasiswa.

Dari 60 proposal yang masuk, tim seleksi memilih total 25 proposal dari empat kategori masalah yang dipilih oleh peserta. Dari tiap kategori dipilih 6 kelompok (kecuali lingkungan hidup 7 kelompok) untuk bersaing di babak Hack Time, yang diselenggarakan mulai Kamis sampai Jumat (5-6/12) di Taman Wiladatika Cibubur Jakarta Timur. Babak ini dibuka langsung oleh Ketua Baznas (Bazis) DKI Jakarta, KH. DR. Ahmad Lutfi Fathullah.MA.

Dalam babak Hack Time, para peserta mendapat dua kali penjurian, yaitu penjurian inisial dan penjurian final. Penjurian inisial dilakukan pada saat tim diberi kesempatan menyusun koding untuk aplikasi yang mereka bangun. Disini penilaian sepenuhnya menyangkut IT atau masalah teknis. Sedangkan penjurian final dilakukan terhadap 12 tim terbaik yang terseleksi dari penjurian inisial. Mereka diambil dari tiga tim terbaik dari masing-masing kategori. Dari situ mereka diberi kesempatan mempresentasikan karya merea di hadapan para juri yang terdiri dari para ahli dan praktisi IT. Disini mereka bukan hanya dinilai dari aspek teknis IT-nya, tetapi juga aspek ekonomi dan impacknya bagi masyarakat. Pengumuman pemenang ajang ini juga disampaikan pada puncak acara hari ini.

Ketiga, Launcing Program Masa Depan Jakarta (MDJ), yaitu program pemberian bantuan biaya pendidikan (beasiswa) bagi para mahasiswa penduduk Jakarta yang tidak mampu tetapi belum mendapatkan beasiswa dari lembaga manapun. Program ini berhasil menjaring 2264 mahasiswa Jakarta dari berbagai perguruan tingga di Jabodetabek.

Para penerima bantuan ini setiap bulannya akan menerima bantuan sebesar Rp 500 ribu, yang akan diberikan setiap tiga bulan sekali. Jadi, dalam satu tahun masing-masing mahasiswa ini akan mendapat bantuan sebesar Rp 6 juta. Artinya, dalam satu tahun, Baznas (Bazis) DKI Jakarta akan mengeluarkan total bantuan beasiswa kepada mahasiswa sebesar Rp 13.584.000.000,-

Selain bantuan berupa biaya pendidikan, mereka juga akan diberikan pembinaan dan mentoring serta peningkatan kapasitas lainnya agar mereka memiliki SDM yang lebih baik dan mampu bersaing di tengah kompetisi global. Acara ini dihadiri oleh seluruh peserta Jakbee, Hackthon dan para mahasiswa yang menerima bantuan dari program Masa Depan Jakarta.(Rls/Irv).

 
 

Wahana Mola-Mola Jet Spinner Hadir di Ocean Samudra Ancol Sambut Liburan Akhir Tahun

Jakarta.Harianasional.com-Dalam rangka menyambut liburan akhir tahun Taman Impian Jaya Ancol kembali meluncurkan wahana baru yang diberi nama Mola-Mola Jet Spinner di area Ocean Dream Samudra.

Rika Sudarta selaku Vice Presiden Ocean Dream Samudra dan Sea World Ancol mengatakan nama Mola-Mola ini kita ambil dari nama ikan yang keberadaanya hanya ada di Bali, Ambon, NTB dan wilayah timur lainnya yang hidup dikedalam 120 meter dan selain itu ikan mola-mola ini juga suka muncul kepermukaan dan ketika muncul kepermukaan dia membawa bakteri, dimana bobot ikan mola - mola ini bisa mencapai 400-500 kilo maka dari itu dari pilosopi ikan mola-mola inilah maka kami beri nama Mola-Mola Jet Spinner untuk wahana baru ini," terang Rika.

Lebih lanjut Rika menambahkan wahana Mola-Mola Jet Spinner mempunyai keunikan sendiri dimana setiap kereta dapat berputar hingga 350 derajat, sehingga memberikan sensasi yang cukup memacu adrenalin apalagi ketika kereta meluncur dari ketinggian 8,5 meter," ungkap Rika.

Menurut Rika wahana ini sebetulnya di khususkan buat anak-anak dan keluarga tetapi untuk menjaga keamanan ketika naik harus tetap mendampingi anaknya jika ingin ikut menikmati wahana Mola-Mola Jet Spinner," jelas Rika.

Mola-Mola Jet Spinner mempunyai lintasan sepanjang 120 m dengan kecepatan jelajah 5-9 meter perdetik dan mempunyai rangkaian sebanyak 5 rangkaian dengan fasilitas penumpang 4 orang jadi setiap kali kegiatan membawa 20 orang dengan durasi selama 7 menit untuk 2 kali putaran," terang Rika.

Diharapkan dengan hadirnya Mola-Mola Jet Spinner ini akan menambah kehadiran pengunjung, karena kalau semakin banyak kehadiran pengunjung paling sedikit 15 persen akan menambah semangat lagi bagi managemen Ancol untuk membuka wahana baru yang sesuai dengan keinginan masyarakat, walaupun biaya untuk membuat wahana baru mahal," tutur Rika.

Dengan hadirnya wahana  Mola-Mola Jet Spinner ini tidak pula menjadikan managemen menaikkan tiket masuk tapi malah banyak program yang akan meringankan dan menguntungkan pengunjung seperti paket Sea World dan Ocean Dream Samudra yang biasa harga Rp. 190 ribu menjadi Rp. 90 ribu, dan banyak yang lainnya," tutup Rika.

 
 

Sambut Hari Ibu Ancol Adakan Acara Talkshow Inspiratif

Jakarta.Harianasional.com-Memperingati Hari Guru Nasional yang jatuh pada Senin 25 November 2019, Ancol melalui program CSR Sekolah Rakyat Ancol  (SRA) menggelar sebuah talkshow inspiratif berjudul “Guru Inspiratif Dukung Impian Anak”. Acara ini diadakan di Auditorium Sea World Ancol pada Kamis, 27 November 2019 mulai pukul 15.00 WIB. Kegiatan dihadiri oleh Direksi Ancol, Dinas Pendidikan, Perwakilan Guru SRA & Guru sekolah dasar di sekitar Ancol, dan perwakilan murid SRA.

Hadir sebagai narasumber yaitu salah satu public figure yang juga seorang ibu, Shahnaz Haque, lalu Ari Wibowo dari Komunitas Guru Belajar dan M. Hendro Utomo sebagai Founder Foodbank of Indonesia. Turut hadir pula Direktur PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk, Bertho Darmo Poedja Asmanto.

Bertho Darmo Poedja Asmanto PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk  menuturkan bahwa pihaknya memiliki komitmen yang kuat terhadap dunia pendidikan. Dirintis sejak tahun 2004, PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk (Jaya Ancol) bekerjasama dengan Yayasan Sekolah Rakyat Indonesia (YSRI) memberikan kesempatan kepada anak putus sekolah dari keluarga kurang beruntung secara ekonomi untuk melanjutkan sekolahnya ke tingkat SMP. “Pendidikan merupakan salah satu bentuk investasi besar untuk masa depan, karena pendidikan dapat mengembangkan kemampuan, membentuk watak, serta kepribadian. Hal tersebut menjadi dasar bagi pihak kami untuk memiliki komitmen yang kuat dalam mendukung pendidikan.” Jelasnya.

Talkshow ini membicarakan tentang pendidikan dan impian. Anak-anak sejatinya memerlukan dorongan untuk berani memiliki mimpi-mimpi besar dan memotivasi mereka untuk dapat mewujudkannya. Selain orangtua, guru serta lingkungan tumbuh kembang anak memiliki peran penting dalam mendukung kegiatan positif putra-putri bangsa ini. Bagaimana cara agar anak-anak tetap bisa menggapai impiannya melalui pembelajaran yang sebetulnya bisa didapat dari berbagai hal seperti film dan cerita yang inspiratif. Dalam kesempatan ini,  Manajemen Jaya Ancol juga memberikan apresiasi kepada para guru sekaligus mencanangkan program "Bike to School"di Sekolah Rakyat Ancol. Program tersebut merupakan salah satu bentuk perhatian manajemen untuk turut membentuk kemandirian para siswa. 

Sebagai seorang public figure sekaligus sosok ibu yang hadir sebagai narasumber, Shahnaz Haque, menuturkan bahwa ada banyak cara untuk memberikan pendidikan kepada anak baik itu formal maupun non formal. Selain itu peran aktif orang tua juga diperlukan dalam mendukung impian anak. “Peran aktif orangtua sangat perlu diperhatihan terutama dalam membantu anak mengenali dirinya, membantu mengembangkan potensi sesuai dengan bakat anak untuk selanjutnya menumbuhkan pondasi yang kokoh untuk keberhasilan anak dalam menggapai impiannya” ujar Shahnaz.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program SRA Berbagi Impian yang merupakan hasil kerjasama antara CSR Ancol dengan Foodbank of Indonesia. Program diharapkan dapat memberikan hasil positif baik bagi siswa yaitu adanya kesadaran akan pentingnya impian dan bagi SRA yaitu peningkatan kesadaran akan kehadiran SRA yang mewujudkan impian anak-anak untuk masa depan yang lebih baik.

Pendiri Foodbank of Indonesia (FOI), Hendro Utomo menambahkan bahwa dalam mewujudkan pendidikan yang baik,juga diperlukan makanan yang cukup sebagai terutama di pagi hari bagi anak-anak. “Asupan makanan yang cukup serta baik terutama di pagi hari tentu akan meningkatkan konsentrasi serta daya ingat anak-anak. Untuk itu sarapan pagi sebelum memulai aktivitas belajar merupakan salah satu hal yang penting untuk diperhatikan”, ungkap Hendro.

 
 

Ketua Divisi Kajian FPII Korwil Kota Bogor Rd Mursid Mengolah Limbah Sampah Menjadi Rupiah

Bogor.Harianasional.com-Sampah tak selamanya identik dengan masalah. Melalui pemanfaatan dan pengolahan yang baik, sampah dapat memiliki nilai ekonomis. Seperti yang dilakukan Rd. Mursid, Ketua Divisi Kajian FPII Korwil Kota Bogor, Setwil Jawa Barat.

Berawal dari sebuah keinginan sederhana, yaitu membangun kesadaran masyarakat terhadap pentingnya kebersihan tempat tinggal dan lingkungannya bebas dari sampah. Melalui tangannya yang terampil dengan ide yang cemerlang, berbagai jenis sampah yang sulit terurai seperti bekas popok bayi (pempers) di ubahnya menjadi produk kerajinan yang memiliki nilai ekonomi seperti pot untuk bunga atau tanaman.

"Setiap hari kami mendaur ulang pampers hampir 500 buah. Cuma baru pampers bekas urine (air kencing) yang dapat diolah, sementara untuk pampers bekas BAB belum bisa di urai karena harus menggunakan mesin," ungkap Mursid, saat ditemui di kediamannya, di Kp Sukaraja RT 03/05 Desa Cikeas, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor, Jum'at (29/11/19).

Menurutnya, untuk satu buah pot bunga cantik itu membutuhkan 2 buah pampers. Selain pempers, Ia juga mendaur ulang kertas, kain bekas, styto foam dan plastik juga sampah organik. "Untuk bahan plastik, kita bikin paving block, dari gel pempers setelah dipanaskan bisa dijadikan bata ekspos atau batako, sementara untuk sampah organik, diolah menjadi pupuk kompos," tambah Mursid.

Ia mengaku, hingga saat ini kerajinan hasil daur ulangnya telah banyak dipesan oleh berbagai kalangan, seperti sekolah-sekolah hingga komunitas serta penggiat Kampung Ramah Lingkungan (KRL). Bahkan, tidak jarang Pria yang sudah malang melintang menggeluti dunia jurnalistik ini sering diminta untuk memberikan pembinaan kepada masyarakat tentang pengelolaan sampah.

"Kedepan, FPII Korwil Kota Bogor kita agendakan untuk mengadakan pembinaan kepada masyarakat dalam mengatasi sampah seperti yang sudah dilaksanakan kepada karang taruna Desa Cilebut dan Cibinong, sekaligus untuk mendukung Indonesia bebas sampah yang menjadi program pemerintah," kata Mursid, yang juga Ketua Jaringan Masyarakat Peduli Daerah Aliran Sungai (Jampedas).

Disamping itu, Mursid menegaskan kepada pihak Produsen pempers dan styro foam untuk turut andil dalam pengelolaan limbah bekas hasil produksinya yang berdampak kepada pencemaran lingkungan.

"Pihak produsen jangan bisanya hanya memproduksi saja, tetapi di hilirnya pun harus diperhatikan bagaimana kita mengatasi masalah pencemaran lingkungan dari hasil produksi mereka," pungkasnya.(Agus/Irv).

 
 

Page 1 of 128

Donasi untuk PALESTINA

 

 

Kesehatan

Warga Senior Living Sentul Sambut World Alzheimer's Month 2019 dengan Mengikuti Fun Walk

Warga Senior Living Sentul Sambut World Alzheimer's Month 2019 dengan Mengikuti Fun Walk

Setul.Harianasional.com-Dalam rangka memperingati bulan Alzheimer dunia, komunitas ALZI Chapter Bogor...

Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com

Tekno

vivo Indonesia Resmikan Store Terbaru Di Central Park

Jakarta. Harianasional.com-Memberikan pengalaman berbelanja yang lebih mudah dan nyaman bagi konsumen,...

Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com

Pendidikan

Prof. Dr. H Sumaryoto : Lulusan Unindra Tidak Perlu Takut dengan Revolusi Industri 4.0

Prof. Dr. H Sumaryoto : Lulusan Unindra Tidak Perlu Takut dengan Revolusi Industri 4.0

Jakarta.Harianasional.com- Revolusi Indstri 4.0 saat ini sangat trend dan menjadi pembicaraan dimana-mana...

Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com

Otomotif

Kontrol Technology, Filosofi Hankook dalam Menghadirkan Ban Berkualitas

Jakarta.Harianasional.com-Ban adalah komponen penting dalam kendaraan yang berfungsi sebagai satu-satunya...

Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com