Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com
  • HOT NEWS
Entertainment: CCM Siap Cetak Penyanyi Profesional Melalui City Mall Rising Star... - Saturday, 21 September 2019 09:28
pendidikan: Sambut HUT Ke-34 Dufan Gandeng Rumah Zakat Hadirkan 1500 Anak... - Saturday, 21 September 2019 09:26
Life and Style: Destinasi Terbaru Korea Selatan: Wisata Musim Dingin di Provinsi Gangwon... - Saturday, 21 September 2019 09:23
Ekobis: Trakindo Kenalkan Teknologi 'Cat MineStar System' - Wednesday, 18 September 2019 12:09
nusantara: Bakamla RI Menghadiri Senior Level Maritime Policy Workshop - Tuesday, 17 September 2019 14:01
nusantara: Kepala Bakamla RI Jadi Pembicara FGD Kemenpan RB - Tuesday, 17 September 2019 10:07
nusantara: Kepala Bakamla RI Menerima Courtesy Call JICA - Tuesday, 17 September 2019 00:39
Blue Grey Red
Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com
Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com
nusantara

Bakamla RI Menghadiri Senior Level Maritime Policy Workshop

Thailand. Harianasional.com-Delegasi Bakamla RI yang dipimpin oleh Deputi Opslat Laksda Bakamla T.S.N.B. Hutabarat, M.M.S., menghadiri East Asia and Pacific Senior Level Maritime Policy Workshop: Combatting Maritime Terrorism With Networked/Whole of Government Approach di Phuket, Thailand, Selasa (17/9/19).

Workshop yang berlangsung 16-20 September 2019 diikuti sebanyak 35 peserta perwakilan dari Indonesia, Thailand, Philipina, US Embassy, dan pembicara dari Program Management Anti Terrorism Assistance (ATA).

Keikutsertaan Bakamla RI dalam Senior Level Maritime Policy Workshop yang diinisiasi oleh US Embassy dan ATA merupakan pembuktian pengakuan dunia internasional bahwa Bakamla RI memiliki tugas tidak hanya mensinergikan maritime agency didalam negeri tetapi juga bagaimana memupuk kerjasama, berkolaborasi dengan negara kawasan guna mewujudkan keamanan perpindahan barang dan orang sesuai dengan prakarsa perbatasan tunggal ASEAN.

Dinamika hubungan antar negara khususnya di kawasan ASEAN selalu bersifat dinamis dan sangat dipengaruhi oleh kepentingan nasional masing-masing negara yang saling berinteraksi sehingga disatu sisi diwarnai kerja sama dan disisi lain adanya persaingan. Dilaksanakannya Senior Level Maritime Policy Workshop diharapkan dapat meningkatkan keamanan perbatasan dan keamanan maritim negara-negara peserta melalui kerja sama, integrasi sumber-sumber daya penegakkan hukum dan keamanan yang lebih baik.

Beberapa materi Senior Level Maritime Policy Workshop yang didiskusikan antara lain; Law of the Sea and Maritime Terrorism, Maritime Law Enforcement (MLE) and Interdiction of illicit Activity, Regional Maritime Cooperation, Piracy, Armed Robbery and Maritime Violence, Terrorist Financing in the Maritime Domain, United Nations Security Council (UNSC) Resolution Enforcement.

Akhir dari kegiatan Senior Level Maritime Policy Workshop ini diharapkan dapat memperdalam dialog yang lebih luas mengenai mekanisme pengamanan lintas perbatasan serta tantangan-tantangan dalam Maritime Law Enforcement. Selain itu juga dapat tercapainya suatu solusi bersama yang menguntungkan dalam rangka mitigasi dan pencegahan pergerakan foreign fighters, tersangka terroris, senjata, bahan peledak illegal serta barang-barang terlarang lainnya.

Turut hadir sebagai anggota perwakilan Bakamla RI antara lain Direktur Latihan Laksma Bakamla Yeheskiel Katiandagho dan Plh. Direktur Kerjasama Kolonel Bakamla Salim.(Humas/Irv).

 

Kepala Bakamla RI Jadi Pembicara FGD Kemenpan RB

Jakarta.Harianasional.com-Kepala Bakamla RI/Indonesian Coast Guard (IDNCG) Laksdya Bakamla A. Taufiq R., hadir sebagai pembicara dalam kegiatan Fokus Group Discussion (FGD) yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi di salah satu hotel Jakarta Selatan, Selasa (17/9/19).

Forum diskusi bertema "Evaluasi/Audit Organisasi dan Tata Kerja Lembaga Pemerintah Non Kementerian Bidang Perekonomian dan Kemaritiman" dipimpin Kemenpan RB Bidang Asesman dan Penyiapan Koordinasi Kelembagaan dan Tata Laksana Ario Wiriandhi, S.T., M.M. Kegiatan FGD Kemenpan RB ini adalah sebagai audit kelembagaan yang dilakukan secara independence oleh konsultan. Hasil masukan setiap Lembaga Pemerintah Non Kementerian akan diolah dan dikomplikasikan dengan instansi terkait lain yang memiliki tupoksi hampir sama untuk mewujudkan keamanan maritim nasional dan internasional yang mampu menjaga keamanan dan keselamatan di wilayah perairan Indonesia dan wilayah yurisdiksi Indonesia serta mencerminkan kepribadian Indonesia sebagai negara kepulauan.

Selaku narasumber, ada beberapa hal yang disampaikan Kepala Bakamla dalam paparannya, antara lain fungsi Bakamla yang mengemban tugas Indonesian Coast Guard sebagai penjaga keselamatan laut (maritime safety), penjaga keamanan laut (maritime security), dan fungsi sebagai Komponen Cadangan (Komcad) pertahanan dalam aspek maritim (maritime defence). Dimana hal ini merujuk pada fungsi Coast Guard internasional yakni sebagai penegak hukum, keselamatan pelayaran, SAR, perlindungan lingkungan hidup dan pendukung pertahanan.

Ditambahkan pula, saat ini organisasi Bakamla bersifat administratif perlu diubah menjadi organisasi yang bersifat operasional sehingga tupoksi Bakamla sebagai Coast Guard dapat dilaksanakan secara efektif dan efisien dengan besar harapan Bakamla menjadi organisasi representatif, tepat fungsi, tepat proses dan tepat ukuran. Fungsi penyidikan kedepannya juga didorong agar dimiliki Bakamla sehingga pelaksanaan patroli dan operasi Kamla akan inline dengan penuntutan di persidangan.

Pimpinan tertinggi Bakamla RI tersebut juga menyampaikan, validasi organisasi melalui restrukturisasi organisasi di lingkungan Bakamla sangat urgent untuk ditindak lanjuti dikarenakan dengan struktur organisasi Bakamla saat ini masih belum dapat adaptif terhadap perubahan lingkungan organisasi yang terjadi didalam dan diluar organisasi mengingat kompleksitas perubahan geopolitik dan teknologi memainkan peranan kunci terhadap permasalahan keamanan dan keselamatan maritim.

Kehadiran Laksdya Taufiq juga didampingi pejabat Bakamla RI lainnya, yaitu Deputi Jakstra Laksda Bakamla Drs. Hariadi, S.H., Direktur Operasi Udara Maritim Laksma Bakamla Guntur Wahyudi, Direktur kebijakan Laksma Bakamla I.G.N.A.Y. Endrawan, S.H., M.H., Kepala Biro Perencanaan Laksma Eko Jokowiyono, S.E., M.Si., Kabag Organisasi dan Tata laksana Kolonel Bakamla Bambang Widiatmoko, S.A.P., M.M., Kasubdit HI dan PUU Bakamla Letkol Bakamla Hudiansyah Ia Nursal, S.H., M.I.L.I.R.(Humas/Irv).

 

Kepala Bakamla RI Menerima Courtesy Call JICA

Jakarta. Harianasional.com-Kepala Bakamla Laksdya Bakamla A. Taufiq R., menerima Courtesy Call Japan Internasional Cooperation Agency (JICA)  di ruang rapat podcast Mabes Bakamla, Jl. Proklamasi No.56, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (16/9/19).

Rombongan JICA/JCG Mission yang hadir antara lain Assistant Director JICA Yusuke Teraoka dan tiga Japan Coast Guard Officer yaitu Norikazu Higuchi, Jun Kawai dan Yuki Morimasa.

Kunjungan kehormatan ini dalam rangka mendiskusikan apa yang dituangkan dalam perjanjian kerja sama bilateral antara Bakamla dan Japan Coast Guard melalui penandatanganan Memorandum of Cooperation (MoC) di Tokyo 26 Juni 2019 lalu. Merupakan suatu kebanggaan bagi kami dapat melakukan pertukaran MoC. Pada dasarnya kami akan membantu Bakamla dalam pembangunan dan pengembangan Bakamla kedepan dalam bidang pendidikan dan pelatihan. Selain itu juga kerja sama dalam bidang keamanan maritim.

Kepala Bakamla mengatakan bahwa pada dasarnya Coast Guard adalah institusi yang bergerak di laut dan kita juga menyadari punya ancaman di laut, kita tidak bisa menghadapi sendiri perlu adanya kerjasama.

Pertemuan ini merupakan lanjutan dari hasil penandatangan MoC sebelumnya, tentunya kita berkeinginan untuk meningkatkan kerjasama antara Bakamla dengan JCG. Saya pribadi sangat menyadari bahwa Bakamla sebagai Coast Guard baru berjalan 5 tahun masih muda. Kita ingin bertukar pikiran dan belajar dari pengalaman untuk bisa meningkatkan Bakamla agar bisa menjalankan tugas sampai Coast Guard yang diharapkan. "Dan untuk mencapai itu saya dan seluruh staf sangat terbuka untuk kita berdiskusi," kata Kepala Bakamla.

Dikatakan pula oleh Kepala Bakamla bahwa dalam perjanjian MoC ada empat point yang dikembangkan yaitu pertama, meningkatkan kapasitas di bidang keamanan dan keselamatan maritim, latihan, pendidikan. Kedua, mengadakan pertemuan tahunan. Ketiga, pertukaran  informasi dan komunikasi. Keempat, kegiatan-kegiatan yang disepakati oleh Bakamla dan JCG. Namun yang menjadi sorotan bagi kami adalah peningkatan kapasitas personel dalam pendidikan dan pertukaran informasi.

Yusuke Teraoka mengatakan dua fokus yang disampaikan Kepala Bakamla terkait pengembangan SDM Bakamla dan pertukaran informasi dapat kiranya kita kerjakan bersama. "Untuk masalah pendidikan dan pelatihan mungkin dalam waktu dekat ini dapat kami share kepada Bakamla," Kata Yusuke.

Turut mendampingi Kepala Bakamla, Sestama Bakamla Laksda Bakamla S Irawan, S.E., Direktur Hukum Bakamla Laksma Bakamla Eddy Rate Muis, S.H., M.H., Kepala Subdirektorat Dukungan Operasi Udara Kolonel Bakamla Aries Yudho Nugroho, S.AP, Kasubdit Kerjama Luar Negeri Kolonel Satya Pratama, S.Sos., M.Sc., dan Kasubdit Penyuluhan dan Sosialisasi Hukum Kolonel Bakamla Faisol, S.H.(Humas/Irvan).

 
 

Menyusul Penetapan Kenaikan Tarifnya, CISDI Dorong Simplifikasi Cukai Rokok,

Jakarta. Harianasional.com-Pemerintah menetapkan kenaikan tarif cukai rokok sebesar 23 persen dalam rapat kabinet terbatas yang dipimpin oleh Presiden Joko Widodo pada Jumat, 13 September lalu. Penetapan ini akan menjadikan harga jual rokok lebih tinggi 35 persen dari saat ini.

Menteri Keuangan akan menuangkannya dalam Peraturan Menteri Keuangan yang akan berlaku efektif pada 1 Januari 2020. Melalui kenaikan ini Pemerintah memproyeksikan penerimaan negara dari cukai tembakau menjadi Rp. 173 trilyun di tahun 2020.

Hal ini menjadi langkah maju bagi pemanfaatan penerimaan hasil cukai tembakau yang lebih baik dan pengendalian konsumsi rokok di Indonesia, sebagaimana yang telah lama disuarakan oleh kelompok masyarakat sipil yang mendukung kesehatan masyarakat. CISDI mencermati, momentum ini perlu disusul dengan simplifikasi golongan cukai tembakau agar mekanisme kontrol Pemerintah berjalan dengan lebih baik lagi.

Nurul Luntungan, peneliti muda Center for Indonesia’s Strategic Development Initiatives (CISDI), menjelaskan, “Simplifikasi golongan cukai tembakau secara sistematis dapat mendukung keputusan kenaikan tarif cukai dan harga jual rokok, sehingga akhirnya dapat menekan jumlah konsumsi. Selain itu, Pemerintah dapat diuntungkan melalui penerimaan cukai secara lebih optimal, dan menikmati berkurangnya beban biaya kesehatan nasional atas penyakit-penyakit yang disebabkan oleh rokok. Risiko peredaran rokok ilegal pun dipastikan dapat ditekan, berkat kemudahan administrasi golongan tarif cukai yang lebih sederhana.”

Kementerian Keuangan telah mengeluarkan Peta Jalan Simplifikasi Cukai melalui Peraturan Menteri Keuangan (PMK) No. 146 Tahun 2017 yang mengatur penyederhanaan golongan cukai rokok yang sebelumnya terdiri dari 12 golongan, secara bertahap dikurangi hingga menjadi 5 golongan saja di tahun 2021.

Nurul menegaskan bahwa CISDI mendukung penuh implementasi PMK No. 146 Tahun 2017 tanpa ditunda lagi. “Kementerian Keuangan sudah mengambil langkah tepat dengan mengeluarkan Peta Jalan Simplifikasi Cukai di tahun 2017. Komitmen yang dituangkan melalui PMK tersebut menunjukkan keberpihakan Pemerintah terhadap masyarakat, mengingat konsumsi rokok yang semakin meningkat dan membebani pembangunan kesehatan,” imbuhnya.

Sumber Daya Manusia (SDM) unggul melalui peningkatan kualitas manusia adalah fokus Pemerintahan Presiden Joko Widodo di periode ke-2 ini. Nurul mengatakan bahwa pemerintah perlu terus berpegang pada agenda nasional tersebut, dimana salah satu rencana aksi investasi manusia dalam bidang kesehatan adalah memperkuat program promotif dan preventif dengan pembudayaan gerakan hidup sehat, termasuk menghilangkan perilaku merokok.

Saat ini, angka perokok anak di Indonesia masih terus meningkat (7,2% pada tahun 2013, menjadi 8,8% pada tahun 2016). Riset Kesehatan Dasar yang dikeluarkan oleh Kementerian Kesehatan di tahun 2018 menunjukkan kenaikan prevalensi perokok muda usia 10-18 tahun menjadi 9,1% dari sebelumnya 7,2% (Riskesdas, 2013).

Di kelompok usia konsumen yang lain; Indonesia menempati posisi teratas di dunia, terkait prevalensi perokok di kalangan pria dewasa, dimana 2 dari 3 (65%) pria dewasa adalah perokok. Kondisi ini menggambarkan lemahnya penegakkan kebijakan pengendalian tembakau dan ancaman nyata terhadap pencapaian target RPJMN untuk menurunkan perokok anak hingga 5,4%.

“Berdasarkan analisis CISDI, penerapan simplifikasi cukai diyakini akan menurunkan konsumsi rokok secara efektif, dan memberikan dampak besar perlindungan pada kelompok rentan. Oleh karenanya, CISDI sangat mendukung Kementerian Keuangan terkait peningkatan tarif cukai tembakau dan menerapkan peta jalan simplifikasi golongannya secara konsisten dan tanpa ditunda lagi, sebagai upaya strategis dalam pencapaian SDM unggul,” tutup Nurul.

 

Kepala Bakamla Terima Audiensi Global Fishing Watch

Jakarta. Harianasional.com-Sebagai upaya untuk mewujudkan lautan yang sehat, produktif dan tangguh dimana tata kelola sumber daya laut yang transparan dan efektif mendukung keanekaragaman hayati dan pembangunan berkelanjutan, Bakamla menerima kunjungan dari Global Fishing Watch (GFW) di Markas Besar Bakamla RI, Gedung Perintis Kemerdekaan, Jl. Proklamasi No.56, Menteng, Jakarta Pusat beberapa hari lalu.

Kehadiran Program Manager Global Fishing Watch Indonesia Ahmad Aki Baihaki beserta Junior Analyst GFW Liva Junaedi, Fisheries Analyst GFW Wildan Ghifari dan Outreach Officer GFW Rizqi Rahman disambut hangat oleh Kepala Bakamla RI Laksdya Bakamla A. Taufiq R.

Maksud kedatangan GFW ini adalah untuk menguatkan kerja sama GFW dan Bakamla agar dapat saling membantu lebih baik lagi. Hasil analisis kapal Vietnam kami yang ditindaklanjuti Bakamla dan membuahkan keberhasilan penangkapan adalah salah satu karya nyata kolaborasi GFW bersama Bakamla.

Mengawali pertemuan itu, Kepala Bakamla menjelaskan mengapa Indonesia perlu Coast Guard. Setiap negara mempunyai masalah yang sama terkait maritime security, oleh karena itu kita tidak dapat menyelesaikan masalah tersebut sendirian. "Memonitor semua kegiatan di laut legal maupun illegal, kemampuan surveillance perlu ditingkatkan dan kehadiran GFW sangat membantu terkait hal tersebut," terang Laksdya Taufiq.

Program Manager Global Fishing Watch Indonesia Ahmad Aki Baihaki mengucapkan terima kasih sudah disambut baik di tengah kesibukan Kepala Bakamla dalam kegiatannya. Dalam kesempatan yang baik itu pula Ahmad Aki Baihaki mengatakan bahwa GFW adalah organisasi nirlaba internasional yang independen dibentuk melalui kolaborasi antar mitra Oceana, Organisasi Konservasi Lautan Internasional, Skytruth dan para ahli dalam menggunakan teknologi satelit untuk melindungi lingkungan laut Indonesia.

Setelah pertemuan ini silahkan ditindaklanjuti dengan MoU apa yang bisa kita kerjakan nantinya bersama-sama," kata Laksdya Taufiq.

Dalam pertemuan ini Kepala Bakamla didampingi oleh Sestama Bakamla Laksda Bakamla S. Irawan, M.M., Plh. Direktur Kerja sama Bakamla Kolonel Bakamla Salim dan Kepala Subdirektorat Dukungan Operasi Kolonel Bakamla Joni Junaidi, A.Pi., S.Pi.,M.Si.(Humas/Irv).

 
 

Page 1 of 346

Donasi untuk PALESTINA

 

 

Kesehatan

Warga Senior Living Sentul Sambut World Alzheimer's Month 2019 dengan Mengikuti Fun Walk

Warga Senior Living Sentul Sambut World Alzheimer's Month 2019 dengan Mengikuti Fun Walk

Setul.Harianasional.com-Dalam rangka memperingati bulan Alzheimer dunia, komunitas ALZI Chapter Bogor...

Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com

Tekno

vivo Indonesia Resmikan Store Terbaru Di Central Park

Jakarta. Harianasional.com-Memberikan pengalaman berbelanja yang lebih mudah dan nyaman bagi konsumen,...

Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com

Pendidikan

Sambut HUT Ke-34 Dufan Gandeng Rumah Zakat Hadirkan 1500 Anak Yatim

Sambut HUT Ke-34 Dufan Gandeng Rumah Zakat Hadirkan 1500 Anak Yatim

Jakarta. Harianasional.com-Dalam suasana Muhamaram dan rangkaian syukuran ulang tahun ke-34, Dunia Fantasi...

Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com

Otomotif

Kontrol Technology, Filosofi Hankook dalam Menghadirkan Ban Berkualitas

Jakarta.Harianasional.com-Ban adalah komponen penting dalam kendaraan yang berfungsi sebagai satu-satunya...

Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com