Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com
  • HOT NEWS
nusantara: Kepala Bakamla Terima Audiensi DPP Geomaritim - Friday, 24 May 2019 17:13
nusantara: Bekraf Gandeng 25 Pemda dan 3 Asosiasi Kembangkan Ekraf - Friday, 24 May 2019 16:56
nusantara: Bakamla - Australia Border Force Gelar Latma - Thursday, 23 May 2019 17:33
Ekobis: Luminor Hotel Gandeng MNCtv Berbagi Bersama Anak Yatim - Thursday, 23 May 2019 03:25
nusantara: 120 Personel Bakamla Dapatkan Kenaikan Pangkat Berkala - Wednesday, 22 May 2019 09:33
Blue Grey Red
Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com
Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com

Pengurus Prasastii Mengikuti Seminar Supersemar ke-53

Jakarta.Harianasional.com-Untuk dapat mengatahui dan memperdalam arti dari Supersemar yang terjadi pada tahun 1966, maka pengurus Prasastii mengikuti Seminar Nasional Dalam Rangka Maret Bulan Pak Harto yang mengambil tema "Kepemimpinan Nasional Dalam Perspektif Pancasila".

H.Achyadi selaku Ketua Prasastii mengatakan, mungkin kita sudah banyak yang lupa akan Supersemar 1966 dimana tahun itu merupakan peralihan kepemimpinan yang pada saat itu terjadi pergerakan yang dilakukan oleh gerakan komunis yang dikenal dengan G30 S PKI.

Hampir 53 tahun sudah supersemar berjalan namun ketika pak Soeharto lengser hampir tidak pernah lagi terdengar akan supersemar ini, maka acara seminar ini sangatlah mengingatkan kita akan sejarah yang telah lama terukir dan kini diingatkan lagi kepada kepada kita dan generasi muda," kata Achyadi.

Dalam kesempatan yang sama Yudhi Latif selaku narasumber mengatakan bahwa supersemar ini merupakan jembatan penghubung antara orde lama dengan orde baru, dimana pemikiran yang belum sempat dikerjakan oleh Soekarno dan pada eranya Soeharto dapat dikerjakan jadi tidak semuanya pada era orde lama itu dihilangkan," ungkap Yudhi.

Namun pada era saat ini kita bisa lihat betapa seenaknya aparat, pemerintah melakukan hal- hal yang tidak sepaham maka akan segera di tindak tanpa adanya dasar sehingga membuat masyarakat saat ini kerasa ketakutan, alangkah baiknya jika orde lama dan orde baru disatukan untuk hal-hal yang baik namun tetap berdiri diatas koridor-koridor hukum yang berlaku," jelas Yudhi.

Fuad Bawazier selaku ahli ekonomi makro menambahkan, pada jamannya Soeharto semuanya itu sudah tertata rapi, baik itu politik, ekonomi, keamanan, dan lainnya namun pada saat reformasi mulai diobok-obok dan lebih parahnya lagi pada era saat ini lebih diobok-obok dengan membuat sistem yang baru tapi sistemnya malah keblinger dan menjadi amburadul," jelas Fuad.

Pada jaman Soeharto dulu kenapa kita bisa swasembada beras dimana petani untung dan masyarakat dapat membeli dengan harga murah dan kalaupun ada kegagalan Bulog masih dapat membantu tetapi pada saat ini semuanya tidak ada yang jelas baik itu untuk petani, masyarakat dan begitu juga Bulog, " terang Fuad.

Donasi untuk PALESTINA

 

 

Kesehatan

3 Steps to Reach Your Body

3 Steps to Reach Your Body

Jakarta.Harianasional.com-WRP dan Shopee Indonesia hari ini membuka rahasia mudahnya wanita Indonesia...

Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com

Tekno

“Bersama Rayakan Kemenangan” Kampanye vivo untuk Hari Raya

Jakarta.Harianasional.com-Ramadan yang sedang berjalan dan hari raya yang akan segera menjelang identik...

Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com

Pendidikan

Perpustakaan Kota Bogor Terima Sumbangan Buku Untuk KOLECER

Perpustakaan Kota Bogor Terima Sumbangan Buku Untuk KOLECER

Bogor.Harianasional.com-Perpustakaan Kota Bogor hari ini (17/5/2019) menerima sumbangan buku untuk KOLECER...

Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com

Otomotif

Kontrol Technology, Filosofi Hankook dalam Menghadirkan Ban Berkualitas

Jakarta.Harianasional.com-Ban adalah komponen penting dalam kendaraan yang berfungsi sebagai satu-satunya...

Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com