cara ternak jangkrik

cara ternak jangkrik
Baca Cepat show

Cara Sukses Budidaya dan Ternak Jangkrik dengan Mudah 🦗

Halo Sobat Ternak 👋

Jangkrik merupakan hewan yang biasa ditemukan di alam terbuka seperti sawah dan kebun. Namun belakangan ini, jangkrik juga banyak dibudidayakan karena memiliki prospek bisnis yang menjanjikan.

Jangkrik dikenal sebagai pakan alami yang kaya nutrisi bagi burung, reptil, dan ikan hias. Selain itu, jangkrik juga bisa menjadi sumber protein hewani bagi manusia.

Nah, berikut ini adalah cara sukses budidaya dan ternak jangkrik dengan mudah yang bisa Sobat Ternak terapkan.

Persiapan Kandang Budidaya Jangkrik 🏡

Langkah pertama dalam budidaya jangkrik tentu saja adalah menyiapkan kandang atau tempat hidup jangkrik. Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam membuat kandang jangkrik, antara lain:

1. Pilih Lokasi yang Strategis

Pilihlah lokasi kandang jangkrik yang tidak terkena sinar matahari langsung dan suhu udara yang stabil. Hindari lokasi yang tergenang air atau lembab.

2. Gunakan Bahan Berkualitas

Kandang bisa dibuat dari kayu, bambu, atau bahan lain yang kuat dan awet. Pastikan bahan yang digunakan tidak berbahaya bagi jangkrik.

3. Perhatikan Sirkulasi Udara

Sirkulasi udara yang baik sangat penting agar jangkrik tidak kekurangan oksigen. Lubang ventilasi bisa dibuat pada sisi kandang.

4. Beri Pencahayaan Buatan

Karena kandang tidak terkena sinar matahari langsung, beri lampu pijar atau neon agar jangkrik tetap aktif.

Memilih Jangkrik yang Sehat 🦗

Setelah kandang siap, langkah selanjutnya adalah memilih jangkrik yang akan dibudidayakan. Pilihlah jangkrik dengan ciri-ciri sehat sebagai berikut:

1. Bergerak Lincah

Jangkrik sehat biasanya sangat lincah dan gesit bergerak. Jangkrik yang lamban berarti sedang sakit.

2. Bunyi Nyaring

Jangkrik jantan yang sehat akan bersuara nyaring ketika menggesekkan sayap untuk menarik perhatian betina.

3. Badan Utuh

Pilih jangkrik dengan badan utuh, tidak cacat atau patah kaki/sayap agar perkembangannya maksimal.

4. Warna Cerah Mencolok

Warna tubuh jangkrik jantan biasanya hijau cerah atau coklat terang. Itu tanda jangkrik sehat dan bugar.

Pakan untuk Jangkrik 🥬

Pakan alami jangkrik terdiri dari sayuran hijau seperti bayam, kangkung, dan daun singkong. Namun bisa juga diberi pellet, ampas tahu, dan dedak padi.

Beberapa jenis pakan jangkrik antara lain:

No Jenis Pakan
1 Daun singkong
2 Wortel
3 Kangkung
4 Bayam
5 Pellet

Pakan diberikan setiap hari dan sisanya dibersihkan agar kandang tidak lembab dan bau.

Perawatan Jangkrik 🛀

Beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam perawatan jangkrik, yaitu:

1. Jaga Kebersihan Kandang

Bersihkan kotoran dan sisa pakan setiap hari agar jangkrik tetap sehat.

2. Tingkatkan Kualitas Udara

Alirkan udara bersih dari luar ke dalam kandang agar sirkulasi lancar.

3. Pisahkan Jangkrik Sakit

Jangkrik sakit segera dipisahkan agar tidak menular ke jangkrik lainnya.

4. Jaga Suhu Stabil

Suhu 25-30 derajat celsius adalah suhu ideal untuk pertumbuhan jangkrik.

Cara Panen Jangkrik 🐣

Jangkrik siap panen dalam waktu 1 bulan. Berikut cara memanen jangkrik:

1. Pisahkan Jangkrik Dewasa

Pisahkan jangkrik berukuran besar untuk diambil telurnya.

2. Ambil Telur Jangkrik

Telur jangkrik biasanya disembunyikan di tanah dan dikumpulkan dalam wadah.

3. Pelihara Telur Menetas

Setelah 10-15 hari, telur akan menetas. Pelihara jangkrik muda hingga besar.

4. Panen Jangkrik Dewasa

Jangkrik dewasa siap dipanen sebagai pakan hewan atau dijual.

Manfaat dan Prospek Jangkrik 💰

Beberapa manfaat dan prospek dari budidaya jangkrik, yaitu:

1. Pakan Hewan Berkualitas 🐦🐍🐠

Jangkrik kaya protein hewani untuk pakan unggas, reptil, dan ikan hias.

2. Sumber Pangan Manusia 🍴

Dapat dikonsumsi manusia karena mengandung asam amino esensial tinggi.

3. Bisnis Menguntungkan 💵

Harga jangkrik cukup tinggi dan stabil sehingga menjanjikan keuntungan besar.

4. Perawatan Mudah 👍

Jangkrik tidak rewel dan mudah dipelihara karena mau memakan hampir semua jenis sayuran.

5. Pasar Luas 🏪

Jangkrik diperlukan peternak unggas, ikan, dan reptil serta pecinta hewan peliharaan.

Kekurangan Budidaya Jangkrik ❌

Di balik banyak kelebihan dan manfaatnya, ada juga beberapa kelemahan dari budidaya ternak jangkrik, yaitu:

1. Resiko Penyakit 🤒

Jangkrik rentan terhadap infeksi jamur dan bakteri apabila kandang lembab atau kotor.

2. Perawatan Intensif 🏃

Peternak harus ekstra hati-hati menjaga kebersihan kandang dan kualitas pakan.

3. Memerlukan Modal 💰

Modal cukup besar diperlukan untuk persiapan kandang dan pembelian indukan.

4. Serangga Liar 🐞

Kandang terbuka berisiko dimasuki serangga liar yang membahayakan jangkrik.

Pertanyaan Seputar Budidaya Jangkrik ❓

1. Berapa ukuran kandang yang ideal untuk budidaya 1000 ekor jangkrik?

Ukuran kandang untuk 1000 ekor jangkrik adalah 2x1x1 meter atau 2 meter persegi.

2. Berapa lama jangkrik hidup?

Rata-rata jangkrik hidup 1 bulan dari telur menetas hingga dewasa siap panen.

3. Kapan waktu panen jangkrik yang ideal?

Jangkrik mulai bisa dipanen saat berusia 3-4 minggu atau setelah mencapai ukuran dewasa.

4. Apakah jangkrik bisa kawin sendiri/incest?

Jangkrik tidak bisa kawin sendiri antar saudara kandung. Harus ada perkawinan silang antar individu.

5. Berapa kali sehari jangkrik bertelur?

Jangkrik betina bertelur 1 kali dalam sehari, menghasilkan 20-50 butir telur per hari.

6. Jangkrik betina atau jantan yang berbunyi?

Yang berbunyi nyaring hanya jangkrik jantan untuk menarik perhatian lawan jenis.

7. Jangkrik bisa terbang?

Jangkrik tidak bisa terbang. Ia melompat dengan menggunakan kakinya yang besar dan kuat.

8. Mengapa jangkrik berisik?

Jangkrik jantan bersuara nyaring dengan menggesek sayap untuk memikat betina kawin.

9. Bisakah jangkrik dilepasliarkan di alam bebas?

Bisa, tapi resikonya populasi jangkrik akan sulit dikendalikan dan berpotensi jadi hama.

10. Bagaimana cara membedakan jangkrik jantan dan betina?

Jangkrik jantan biasanya lebih kecil dan ramping dengan warna mencolok.

11. Berapa harga jangkrik per kg di pasaran?

Harga jangkrik basah berkisar Rp 15.000 – Rp 25.000 per kg nya.

12. Mengapa harga jangkrik mahal?

Harga jangkrik tinggi karena panennya tidak bisa dilakukan secara massal tapi satu per satu.

13. Kapan harga jangkrik paling tinggi?

Harga jangkrik cenderung tinggi menjelang perayaan Idul Adha karena banyak dipesan peternak unggas.

Kesimpulan 📝

Budidaya dan ternak jangkrik cukup menjanjikan karena pasarnya luas dan harganya tinggi. Selain sebagai pakan hewan, jangkrik juga bisa dikonsumsi manusia.

Namun, peternak harus benar-benar hati-hati dalam perawatan kandang agar jangkrik terbebas dari penyakit. Investasi dan perawatan yang intensif diperlukan agar budidaya sukses.

Itu dia cara sukses budidaya dan ternak jangkrik dengan mudah agar mendapatkan profit maksimal dari bisnis menguntungkan ini. Semoga info ini bermanfaat ya Sobat Ternak 😊

Sekian panduan lengkapnya, semoga berhasil dan sukses selalu! 🥳

You May Also Like

About the Author: administrator